Venom, Musuh Spiderman Itu Punya Film Sendiri

Venom, Musuh Spiderman Itu Punya Film Sendiri

Sumber: Sony Pictures

 

MALANG – Deretan film anti hero dipastikan akan bertambah. Baru-baru ini, Sony Pictures merilis trailer kedua untuk film adaptasi komik Venom yang dibintangi Tom Hardy. Dalam trailer tiga menit tersebut, ditampakkan Venom berbalut kostum hitam tanpa simbol laba-laba putih di dada seperti pada film Spider-Man 3 versi 2007.

Dilansir dari metrotvnews, Kamis (2/8/2018), sutradara Ruben Fleischer mengungkapkan penempatan simbol laba-laba tidak relevan karena film terbaru tidak dimulai dengan Spider-Man.

“Jika kalian melihat di komiknya, di Venom, hanya ada elemen putih di kostumnya. Karena tokoh kami tidak berasal dari Spider-Man, tidak masuk akal saja meletakkan sebuah laba-laba di dadanya,” kata Ruben.

Venom dalam film Venom versi 2018 memang memiliki motif warna putih, tetapi bentuknya mengikuti pola pembuluh darah di sekujur tubuh. Selain pertimbangan cerita dan estetika, motif dan warna putih itu dipilih karena alasan visual.

“Jika kalian punya tokoh yang seluruhnya hitam, khususnya di adegan malam, dia akan menghilang. Karena kami tidak bisa memakai simbol Spider-Man, kami ingin memberi dia elemen grafis lain, dan pembuluh darah yang menjadi semacam pola di dadanya adalah ide asli yang kami pikir akan terlihat keren,” jelasnya.

Venom akan mengawali kisahnya dari Brock, seorang jurnalis yang sedang menginvestigasi sebuah yayasan misterius bernama Life Foundation yang dipimpin oleh Carlton Drake (Riz Ahmed). Brock kemudian ikut terinfeksi dari salah satu makhluk mengerikan tersebut dan berubah menjadi Venom.

Dalam trailer 3 menit 14 detik tersebut, Venom yang merupakan perwujudan alterego dari Eddie Brock (Tom Hardy) terlihat mendominasi aksi sejak menit pertama. Pada sebuah adegan, Venom tampak sedang mengancam perampok sebuah minimarket. Dia menakuti perampok itu dengan ancaman mematikan.

Dalam salah satu klip, terlihat bagaimana Brock berusaha mengontrol kekuatan Venom yang luar biasa. Namun tentu saja, Venom bukan seorang superhero.

“Dunia ini sudah cukup punya jagoan super,” bunyi teks dalam trailer tersebut.(*)

Pewarta: SM Lubis

Editor: Shuvia Rahma