Unggul Head To Head, Milo: Itu Tidak Penting, Ini yang Penting

Unggul Head To Head, Milo: Itu Tidak Penting, Ini yang Penting

Pelatih Arema Fc Milomir Seslija saat memberikan keterangan kepada awak media di sesi pre match. (Foto: Tanzil Furqon)

MALANG – Dalam tiga pertemuan terakhir Arema Fc dan Bhayangkara Fc di Malang pada pentas kompetisi sepak bola tertinggi di negeri ini, Arema sukses unggul tiga kali berturut-turut tanpa kebobolan. Skuat Singo Edan menang 3-0 di musim 2016, 2-0 di musim 2017, dan 4-0 di musim 2018. Sore ini kembali bertemu di pekan ke-11 Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (26/7/2019) sore.

Milomir Seslija tahu betul catatan bagus timnya saat menjamu Bhayangkara FC. Hanya saja pelatih Arema FC itu berusaha untuk mengesampingkannya. Menurutnya, sejarah memang tidak boleh dilupakan, tapi pada momen sebelum pertandingan, hasil di masa lalu bukanlah hal penting.

“Ya, catatan bagus bagi Arema. Itu cuma sejarah, yang terpenting sekarang ini fokus ke pertandingan, karena Bhayangkara FC bisa sangat berbahaya di laga away, seperti ketika mereka main lawan PSM Makassar,” ungkap pelatih asal Bosnia itu

Meski saat itu kalah 2-1, menurut pelatih 55 tahun ini, Bhayangkara FC tampil bagus. Hal inilah yang kemudian membuatnya waspada, terutama dengan permainan direct pass yang biasa diterapkan Bhayangkara FC.

“Dengan memainkan sepak bola direct seperti itu, mereka akan memiliki ball possesion minim, dan mungkin ini akan membuat Arema bermain lebih lamban. Ini akan menjadi laga yang bagus, apalagi jika mereka berusaha mencetak gol cepat, begitu juga dengan kami,” imbuhnya.

Menurutnya, Bhayangkara FC punya lini serang yang bagus, namun masih meninggalkan celah di lini pertahanan. Celah itulah yang menurutnya harus benar-benar dimanfaatkan oleh para penggawa Singo Edan untuk bisa mencuri gol.

“Kami akan mengeksploitasi sisi pertahanan Bhayangkara FC yang menurut saya tak terlalu bagus. Terbukti mereka banyak menderita kebobolan, meskipun mereka juga punya lini depan yang berbahaya,” pungkas pelatih yang memegang lisensi UEFA Pro tersebut. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad