Tingkatkan Rasa Toleransi, GenBI Jember Beri Bantuan Ke Yayasan Nonmuslim

Tingkatkan Rasa Toleransi, GenBI Jember Beri Bantuan Ke Yayasan Nonmuslim

Penyerahan bantuan dari pihak GenBI kepada Yayasan Panti Asuhan Bhakti Luhur. (Foto: Muhammad Nurul Yaqin)

JEMBER – Komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Jember lagi-lagi menunjukkan kiprahnya untuk negeri. Kali ini mereka mengadakan kegiatan “Toleransi Antarumat Beragama” dengan memberi bantuan berupa sembako dan dana. Bantuan itu diberikan kepada yayasan nonmuslim yaitu Panti Asuhan Bhakti Luhur di Jl. Letjend S. Parman II/1 Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Kamis (26/12/2019).

Kehadiran mereka di sana tidak lain ikut memeriahkan hari raya Natal umat kristiani dengan berbagi kebahagiaan sebagai wujud rasa toleransi. “Sehingga tidak ada lagi yang namanya pembeda di antara mereka,” kata Dewan Ketua GenBI Jember, Muhammad Nurul Yaqin.

Nurul Yaqin mengatakan, sebenarnya tujuan dari kegiatan itu ingin menumbuhkan semangat para generasi muda agar selalu menjunjung tinggi rasa toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Indonesia adalah bangsa yang beranekaragam dan akan berdiri kokoh jika semua pihak menjunjung semangat persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

Bangsa ini, lanjtlutnya, juga sangat kaya dengan perbedaan. “Maka akan indah jika kita saling mengerti dan menyayangi sesama melalui program-program yang bisa mengeratkan masyarakat yang berbeda latar belakang itu,” urainya.

Ia menerangkan, kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini sangat memprihatinkan. Pasalnya di negara yang masyarakatnya beragam ini dihadapkan dengan gerakan intoleran yang semakin menguat. Maka dari kegiatan ini harapan besarnya adalah agar para pemuda masa kini dapat menjaga bangsa ini dalam menghadapi sikap intoleran yang justru dapat merusak nilai kesatuan dan persatuan.

“Aksi intoleran bangsa ini sangat bahaya karena bisa memecah belah persatuan bangsa Indonesia. Kita selaku pemuda harapan bangsa bagaimana caranya agar selalu menebar cinta kepada sesama dan menjunjung semangat toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengasuh Yayasan Bhakti Luhur, Lia Alma mengapresiasi kehadiran GenBI Jember karena turut berbagi kasih bersama orang-orang yang justru memiliki latar belakang berbeda dengan mereka. “Ini sangat luar biasa karena mereka memiliki semangat muda yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Mereka tidak memandang siapa orang itu dan dari mana orang itu dilahirkan. Nah generasi seperti inilah yang sebenarnya dibutuhkan di negeri yang beragam ini,” paparnya penuh bangga.

Lia berharap supaya kegiatan kemanusiaan seperti ini bisa terus di lakukan oleh GenBI mendatang dan bisa menjadi garda terdepan bangsa yang senantiasa selalu memberikan energi positifnya untuk masyarakat luas.

“Semoga apa yang menjadi rencana atau niat baik para anak muda ini, di masa datang mudah-mudahan selalu diwujudnyatakan dalam kegiatan sosial kepada masyarakat yang memang membutuhkan,” tandasnya.

Disana mereka tidak hanya sebatas memberikan santunan, tetapi juga diisi dengan kegiatan positif seperti sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah (Cikur), menabung dan edukasi pengolahan sampah plastik menjadi ecobrick.

Ada sekitar 22 peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut mulai dari jenjang SD hingga SMA. Rupanya mereka sangat antusias sekali dalam mengikuti acara itu, dibuktikan dengan beberapa peserta yang aktif dan menyimak materi yang disampaikan.

Penulis: Muhammad Nurul Yaqin

Segala isi naskah di citizen journalism ini menjadi tanggung jawab penulis

sepenuhnya dan tidak termasuk berita yang menjadi tanggung jawab redaksi