Tingkatkan Edukasi Perdagangan Berjangka, BPF Malang Gandeng UB, JFX, dan KBI

Tingkatkan Edukasi Perdagangan Berjangka, BPF Malang Gandeng UB, JFX, dan KBI

Pimpinan BPF Malang, Andri jabat erat perwakilan UB, Wildan Safitri sembari menyaksikan Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi (kiri) dan Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus Lumintang menandatangani MoU, Kamis (17/12/2020). (Foto: Noordin Djihad-aremamedia.com)

 

MALANG – PT Bestprofit Futrures (BPF) Malang mengepakkan sayap untuk memberi edukasi sekaligus literasi kepada kaum akademik. Setelah dengan Sekolah Tinggi Ekonomi Malang Kukcecwara (Stiemara), BPF Malang Kamis (17/12/2020) kemarin, menandatangani kerja sama dengan Universitas Brawijaya (UB) di Fakultas Ekonomi UB.

Bahkan penandatanganan kerja sama ini dilakukan juga dengan   PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) dan PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI). “Kami (BPF Malang) sungguh bangga dan mengucapkan terima kasih mendapat kepercayaan dari Universitas Brawijaya, JFX dan KBI (Persero) sebagai Perusahaan Pialang Berjangka Terpercaya untuk menjalin kerja sama strategis ini,” kata Pimpinan BPF Malang, Andri.

Andri menambahkan, acara ini sebagai awal dari program Futures Trading Learning Center (FTLC). “Nanti pada 2021 kalau ada kesempatan untuk luring atau tatap muka, baru kita jalankan bersam-sama,” kata Andri menjawab arememadia.com.

Mulai 2021 mendatang, lanjut Andri, FTLC menjadi agenda tetap BPF Malang sebagai bagian dari edukasi dan tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat dengan target dua kampus per tahun. “Kami berharap melalui FTLC generasi muda lebih akrab dengan investasi perdagangan berjangka komoditi. Dengan demikian minat karir sebagai wakil pialang atau pun menjadi calon nasabah di depan semakin tinggi dan besar” tandas Andri.

Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus Lumintang di tempat sama menyampaikan FTLC di Universitas Brawijaya merupakan sebuah komitmen BBJ dalam merealisasikan dan meningkatkan edukasi selama ini. “Sekaligus juga sebagai sosialisasi kepada dunia akademisi khususnya di Kota Malang tentang dunia perdagangan berjangka di Indonesia,” ujarnya.

Karena itu Paulus berharap FTLC ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi perkembangan dan pertumbuhan ekonomi dan pengetahuan insan Indonesia. “FTLC ini akan menjadi sebuah investasi pengetahuan yang berkelanjutan khususnya bagi para mahasiswa dalam berpartisipasi membangun bangsa,” ujarnya.

Sementara itu Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi, menyebut Program Futures Trading Learning Center (FTLC) ini sejalan dengan apa yang selama ini dilakukan oleh PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) dalam mensosialisasikan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Perdagangan Berjangka Komoditi.
“Kita tahu Indonesia merupakan negara besar yang memiliki banyak komoditas.

Bagi UB sendiri, momen ini sangat bermanfaat untuk mahasiswa khususnya. Rektor UB, Prof Nuhfil Hanani yang diwakili Wildan Safitri mengatakan, penandatanganan kerja sama ini merupakan awal dari kesepakatan untuk bersama mengembangkan dan memberikan kontribusi pada perbaikan iklim investasi untuk pertumbuhan ekonomi. “Semakin beragamnya portofolio investasi akan mendorong masyarakat untuk melakukan investasi sekaligus meningkatkan kapasitas kapital dalam perekonomian,” ujarnya.(*)

Pewarta: Noordin Djihad