Timor Leste dan Malaysia WNA Terbanyak Dideportasi Imigrasi Malang

Timor Leste dan Malaysia WNA Terbanyak Dideportasi Imigrasi Malang

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang Novianto Sulastono, memberkan data keimigrasian di depan jurnalis, Kamis (5/12/201).

MALANG – Sampai jelang akhir 2019, Timor Leste dan Malaysia merupakan negara tertinggi yang warga negaranya dideportasi Kantor Imigrasi Kelas I Malang. Selanjutnya berurutan negara China, Amerika Serikat, India, dan beberapa negara lain.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang Novianto Sulastono, Kamis (5/12/2019) kepada wartawan.

Tonton, demikian panggilan akrab Novianto, bahkan membeber data rinci warga negara asing (WNA) yang dideportasi.

“Data WNA yang dideportasi antara lain 10 warga Malaysia dan Timor Leste, disusul China 8 WNA, kemudian Amerika Serikat 6 WNA. Disusul India 5 WNA dan 35 WNA dari 19 negara lainnya,” ungkapnya.

Data WNA yang dideportasi Imigrasi Kelas I TPI Malang. (Foto: Noordin Djihad)

Menurut Tonton, mereka bermasalah dengan dokumen keimigrasian. “Deportasi sendiri merupakan bagian tindakan administratif oleh pihak imigrasi kepada warga negara asing (WNA),” tegasnya seraya menambahkan rata-rata yang bersangkutan lalai.

Tonton lantas menambahkan saat ini pihaknya tidak melayani perpanjangan paspor. “Paspor tidak lagi diperpanjang, tapi diganti,” jelasnya.

Untuk buku paspor sendiri, lanjutnya, Imigrasi Kelas I TPI Malang, menerbitkan 33.818 buku paspor. “Jumlah ini masih bisa bertambah sebab masih menyisakan sekitar tiga pekan lebih masuk akhir tahun,” ucap pria yang pindah tugas ke Jakarta Barat ini.

Secara rinci penerbitan paspor yakni, paspor baru 24 halaman sebanyak 946 buku, sedangkan paspor baru 48 halaman sebanyak 21.019 buku. Kemudian untuk paspor penggantian 24 halaman sebanyak 339 buku, paspor penggantian 48 halaman 11.477 buku, e-paspor baru 48 halaman diterbitkan 37 buku. “Jadi total per 1 Desember sebanyak, 33.818 buku paspor,” tutupnya.(*)

Pewarta : Noordin Djihad