Teror Bom Bikin 14 Negara Keluarkan Travel Advice ke Indonesia

Teror Bom Bikin 14 Negara Keluarkan Travel Advice ke Indonesia

ilustrasi travel advice

MALANG – Teror bom diberbagai wilayah Indonesia membuat daftar panjang negara yang mengeluarkan travel advice bagi warga negaranya yang berkunjung ke Indonesia. Setelah enam negara, kini jumlahnya bertambah enam negara sehingga total ada  14 negara.

Setelah Amerika, Singapura, Inggris, Hongkong, Irlandia, dan Australia, kini Selandia Baru, Malaysia, Polandia, Kanada, Perancis, Brasil, Swiss dan Filipina ikut merilis travel advice bagi warganya yang berpergian ke Indonesia.

Melansir situs resmi pemerintahan Malaysia. Pemerintahan Mahatir Muhammad tersebut mengutuk pemboman di Surabaya, Indonesia yang melibatkan tiga gereja dan sebuah apartemen pada 13 Mei 2018 lalu, serta di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya pada 14 Mei 2018 hingga menyebabkan sedikitnya 16 jiwa melayang dan puluhan orang tak bersalah cedera.

Pemerintah Malaysia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada pemerintah dan rakyat Indonesia serta keluarga yang berduka.

Kementerian Luar Negeri Malaysia menegaskan, sejauh ini tidak ada orang Malaysia yang terpengaruh insiden tersebut. Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta terus memantau perkembangannya secara dekat dan terus menjalin hubungan dengan pihak berwenang Indonesia.

“Kementerian ingin menasehati warga Malaysia di negara tersebut, terutama di Surabaya untuk lebih waspada dan waspada serta mengikuti istruksi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang Indonesia. Warga Malaysia ytang membutuhkan bantuan konsuler dalap menghubungi Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta,” tulis pers realese di situs resmi pemerintahan Malaysia.

Rilis resmi Pemerintahan Perancis pada situs secara gamblang menyarankan warganya untuk menghindari tempat pertemuan, konsentrasi populasi dan demostrasi serta mengikuti instruksi dari otoritas setepat. Travel advice tersebut merujuk pada serangan tiga gereja di Surabaya pada 13 Mei 2018 dan Mapolrestabes Surabaya pada 14 Mei 2018 dan terbaru Mapolda Pekanbaru pada 16 Mei 2018.

Pemerintahan Kanada tampak sangat serius memandang rentetan serangan teroris di Indonesia. ketegangan politik dan sosial dan ancaman terorisme di seluruh negeri.

Situs pemerintahan setempat mengategorikan situasi keamanan di Indonesia dalam level exercise a high degree of caution.

“Ada masalah keamanan dan keamanan yang dapat diidentifikasi atau situasi keselamatan dan keamanan dapat berubah dengan sedikit pemberitahuan. Anda harus berhati-hati tingkat tinggi setiap saat, pantau media lokal dan ikuti instruksi dari otoritas setempat,” tulis situs resmi Pemerintahan Kanada seperti yang dilansir kembali oleh aremamedia.com.(*)

 

 

Pewarta : Shuvia Rahma

Editor : Noordin Djihad