Teledor, PBL FC Berhasil Perkecil Kedudukan Babak Pertama

Teledor, PBL FC Berhasil Perkecil Kedudukan Babak Pertama

Half time Arema Fc menang tipis atas tamunya PBL FC di babak pertama. (Foto: Doi Nuri-aremamedia.com)

KAB. MALANG – Bermain visioner, Arema Fc dominasi permainan saat menghadapi Perseru Badak Lampung Fc (PBL FC) di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Selasa (16/7/2019) malam. Permainan tiki-taka yang diperagakan Makan Konate, Sylvano Comvalius, Dendi Santoso dan Dedik Setiawan di lini serang Arema Fc, merepotkan Yamashita Kunihiro, M Zainal Haq dan Kurniawan Karman pada lini pertahanan PBL FC. Meski beberapa kali melakukan kesalahan, yang berpeluang PBL FC ciptakan gol.

Berhasil menciptakan gol cepat di menit ke-5, membuktikan variasi serangan Arema Fc efektif menekan pertahanan PBL FC. Setelah gol pembuka dari Konate, PBL FC semakin tertekan. Kepanikan terlihat jelas pada lini bertahan tim asal Lampung itu. Melalui kesalahan antisipasi M Zainal Haq, Makan Konate berhasil mencuri bola kemudian melakukan solo run dan diakhiri dengan gol kedua Singo Edan di menit ke-23.

Enggan terus menerus terkurung, PBL FC mencoba permainan terbuka. Tempo pertandingan semakin tinggi, hingga pada menit ke-26 pemain PBL FC nomor punggung 45 Akbar Tanjung, harus menerima kartu kuning pertama pada pertandingan tersebut setelah melanggar keras Hendro Siswanto.

Pola permainan terbuka yang segera dilakukan PBL FC terbukti efektif. Selain mampu keluar dari tekanan sporadis Arema Fc, pada menit ke-28 mampu memperkecil kedudukan menjadi 2 – 1 melalui gol mantan pemain Arema TA Musafry. Memanfaatkan blunder Sylvano Comvalius saat membantu pertahanan Arema Fc, memberikan kesempatan Fransisco Wagsley Tores yang mampu diakumulasikan menjadi gol.

Satu kesalahan fatal dari Sylvano Comvalius, merespon Singo Edan untuk membuka peluang menambah keunggulan, meski PBL FC semakin frontal membombardir pertahanan Arema Fc. Hal ini membuat Jayus Hariyono harus mengoleksi kartu kuning ketiga, setelah melanggar keras Fernando Jose Gomes Junior di menit ke 37. Kartu kuning ke tiga ini membuatnya harus absen pada pertandingan berikutnya.

Hingga turun minum, kedudukan 2 – 1 tetap bertahan. Keunggulan tipis ini harus segera direspon dengan cepat oleh Milomir Seslija. Setidaknya, setelah keluar dari ruang ganti ada opsi strategi yang lebih dinamis untuk menambah keunggulan atau minimal menahan kedudukan untuk mengamankan posisi Singo Edan di papan tengah klasemen sementara Shopee Liga-1 2019. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad