Tambah Koleksi Gol, Dedik Setiawan Bawa Arema Fc Unggul Sementara

Tambah Koleksi Gol, Dedik Setiawan Bawa Arema Fc Unggul Sementara

Dedik Setiawan ditempel ketat Leo Guntara. (Foto: istimewa-aremamedia.com)

PADANG – Intensitas serangan memang lebih didominasi tim tuan rumah Semen Padang sehingga menyulitkan Arema Fc membongkar pertahanan Kabau Sirah. Akhirnya mampu unggul sementara di babak pertama lewat gol Dedik Setiawan, melalui Asia Sylvano Comvalius di menit ke-38.

Bermain menunggu dari awal babak pertama, pertahanan Singo Edan beberapa kali dibombardir Kabau Sirah. Bahkan, sesekali saat Arema Fc melakukan serangan balik. Lini belakang dan tengah Singo Edan seringkali terlambat turun mengamankan pertahanan. Praktis kurang lebih empat peluang berbahaya mampu diciptakan para penyerang Semen Padang yang dimotori Irsyad Maulana dan Karl Marx, bahkan Rizky Novriansyah hampir membobol gawang Arema Fc.

Sementara itu, taktik Singo Edan yang cenderung memanfaatkan momen serangan balik baru efektif pada menit ke-38. Berawal dari serangan Arema Fc pada sisi kiri pertahanan, Sylvano Comvalius yang mampu menerobos barisan pertahanan Semen Padang melepaskan asis kepada Dedik Setiawan dan mampu diakumulasikan menjadi poin dengan gol ke lima-nya di pertandingan ke-6 Shopee Liga-1. Kedudukan sementara Kabau Sirah diungguli Singo Edan 0 – 1.

Tak berhenti disitu, ketinggalan satu gol membuat mental tanding pasukan minang terkesan jatuh. Terbukti giliran Arema Fc berganti menekan hingga akhir pertandingan babak pertama. Bahkan tendangan bebas Makan Konate pada menit 41 nyaris menggandakan skor, setelah bola keras tembakan pemain asal Mali tersebut masih mampu ditepis oleh Teja Paku Alam.

Hingga berakhirnya babak pertama, Semen Padang seperti kehilangan power, bahkan dominasi seperti awal babak pertama belum bisa lagi dilakukan. Menumpuk pemain dibelakang, justru membuat Arema Fc semakin liar memeinkan bola dipertahanan Semen Padang. Hingga babak pertama berakhir, skor masih bertahan 0 – 1. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad