Sutiaji Minta Maaf, Malang Macet Akibat Proyek Kayutangan Heritage

Sutiaji Minta Maaf, Malang Macet Akibat Proyek Kayutangan Heritage

Wali Kota Malang didampingi Wawali melihat dari dekat proyek Kayutangan Heritage. (Foto: Humas-aremamedia.com)

MALANG – Tak biasa Wali Kota Malang menggelar siaran pers. Senin (9/11/2020), Sutiaji, dalam siaran pers menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat.

Permohonan maaf itu karena kemacetan terjadi di mana-mana sebagai dampak penutupan total kawasan Kayutangan mulai Senin (9/11/2020) hingga 20 Desember mendatang.

Sebelum menyatakan maaf, Sutiaji mengurai kronologis proyek Kayutangan Heritage yang terletak di Jalan Basuki Rahmat. “Sekali lagi saya sampaikan bahwa ini adalah DAK (Dana Alokasi Khusus) pusat. Karena DAK Pusat maka perencanaanya memang berkolaborasi dengan kami dan perencanaan di kami. Alhamdulillah dibantu oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Sebenarnya, lanjutnya, sudah ada koordinasi teknis waktu pembangunan. Namun ketika mau memulai kemarin agak ada miss, kapan mulainya, penutupan, dan sebagainya sehingga ada keterlambatan dari pihak pelaksana.

“Untuk itu sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya jika kemarinĀ  belum diajak ngomong (masalah itu). Memang dari pelaksana belum memberikan skedul kepada kami. Untuk itu sekali lagi kami mohon maaf,” ucapnya lagi.

Selanjutnya Sutiaji juga minta kepada Dinas Perhubungan agar diupayakan pakai sistem buka tutup. Meski demikian dia menyadari alasan penutupan total Jalan Basuki Rahmat karena ada pekerjaan yang melintang dari Barat ke Timur.

Namun Sutiaji tetap minta kepada dinas perhubungan dan pelaksana proyek untuk seminimal mungkin menekan untuk tidak mengganggu masyarakat. “Tapi sekali lagi mohon maaf ketika nanti mungkin terpaksa harus ada penutupan sementara. Saya minta kepada pelaksana agar secepatnya dan tidak terlalu lama penutupan secara masif. Kalau bisa pengerjaannya nanti bertahap atau step by step.” tandasnya.(*)

Pewarta : Doddy Rizqy
Editor : Noordin Djihad