Sutiaji Jadi Supeltas Dadakan Atur Kemacetan Bundaran Jalan Bandung

Sutiaji Jadi Supeltas Dadakan Atur Kemacetan Bundaran Jalan Bandung

Sutiaji dibantu Wasto mengatur kemacetan di bundaran Jalan Bandung, Sabtu (3/11/2018).

MALANG – Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji mendadak menjadi sukarelawan pengatur lalu-lintas (Suprltas), Sabtu (3/11/2018) malam. Dibantu Sekkota, Wasto, Sutiaji mencoba mengurai kemacetan di bundaran Jalan Bandung.

Saat itu memang terjadi kemacetan parah. Hal itu akibat volume kendaraan dari Jalan Mayjen Panjaitan dan Jalan Bandung bertemu di satu titik.

Sutiaji yang kebetulan lewat dan menyaksikan kemacetan itu langsung turun dari kendaraan dinasnya.

Dibantu Sekkota yang kebetulan dalam satu rombongan, mereka berdua menjadi Supeltas dadakan.

Tak ada rasa canggung meski Sutiaji memakai baju hitam sepatu pantofel. Sama dengan Wasto yang berbaju batik dan sepatu pantofel juga.

“Benturan arus pada bundaran monumen UKS,  antara laju kendaraan dari arah jalan Bandung menuju jalan Brigjen Slamet Riyadi (Oro Oro Dowo) dengan laju kendaraan dari arah jalan Mayjend Panjaitan menuju jalan Ijen,  menimbulkan stagnasi tepat di bundaran. Bertepatan saya dan Pak Wasto lewat,  jadi ambil tindakan spontan mengatur dan mengurai kemacetan yang ada,” ujar Sutiaji usai jadi Supeltas dadakan.

Tak kurang dari 30 menit, aksi dua pejabat tersebut membawa hasil. Hal ini karena Sutiaji melarang kendaraan dari Mayjen Panjaitan langsung menuju jalan Ijen, tetapi harus berbelok dulu ke jalan Brigjen Slamet Riyadi.

Sementara dari arah jalan Bandung berjalan normal seperti biasa. “Ini bersifat insidentil,  karena kondisi kemacetan sangat parah. Makanya kita urai demikian,” tutur Sutiaji.(*)

Pewarta : Noordin Djihad
Sumber : Humas Pemkot Malang