Sutiaji Ingatkan Proposal Kampung Heritage, Begini Reaksi Pgs Dirut Bank Jatim

Sutiaji Ingatkan Proposal Kampung Heritage, Begini Reaksi Pgs Dirut Bank Jatim

Wali Kota Malang, Sutiaji (kiri) didampingi Pgs Direktur Utama Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha. (Foto: Noordin Djihad-aremamedia.com)

MALANG – Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji berharap CSR Bank Jatim bisa untuk mendukung pembangunan Kota Malang. Bahkan Sutiaji mengaku sudah menyodorkan kerja sama pembangunan Kampung Heritage di kawasan Kayutangan Kota Malang.

Sutiaji menyampaikan hal itu di sela Gemerlap Hadiah Undian SIMPEDA Regional PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) di Lapangan Rampal, Ahad (22/9/2019).

Sutiaji melanjutkan, awalnya kampung Heritage itu dianggarkan Rp2 miliar, namun ternyata berkembang. “Dapat bantuan dari pusat Rp24 miliar, sementara kebutuhan total sekitar Rp36 miliar. Semoga kekurangannya itu bisa lewat kerja sama CSR Bank Jatim ini,” kata dia.

Menyikapi hal itu, Pgs Direktur Utama Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha mengaku siap memenuhi. “Nanti akan kami lihat model kerja sama seperti apa dan bagaimana. Prinsip kami siap,” kata dia.

Kesiapan itu diungkapkan karena perkembangan Bank Jatim selama ini sangat menggembirakan. Hal itu tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah di wilayah Jatim.

Tidak hanya itu. Dana pihak ketiga (DPK) mengalami pertumbuhan signifikan. Setidaknya tumbuh 18 persen sampai Agustus sehingga melampaui dari target pertumbuhan sampai akhir 2019 sebesar 15 persen.

Dengan pertumbuhan 18 persen, DPK di Bank Jatim itu menembus Rp59 triliun. Di satu sisi sampai akhir tahun diharapkan bisa tumbuh mencapai Rp61 triliun.

Lebih lanjut Sutiaji berharap, Bank Jatim bisa memberikan banyak kemudahan. Terutama yang berkaitan dengan pendapatan daerah seperti pajak dan retribusi.

“Mendatang tidak hanya retribusi pasar, namun bisa merambah e-parking, e-tax dan lainnya yang bisa menjadi pendapatan daerah.

Selain itu Bank Jatim bisa menyediakan fasilitas digitalisasi terkait pengelolaan pendapatan daerah itu. “Kami sudah koordinasikan soal itu. Akan kami kuatkan dengan digitalisasi dengan menggandeng Bank Jatim,” kata dia.

Sutiaji juga berharap Bank Jatim terus mengembangkan layanan berbasis digital technology sesuai tren layanan yang dikembangkan Pemda. Terutama dalam hal layanan terkait pajak daerah dan retribusi.

Rilis yang diterima aremamedia.com menyebutkan di acara Gemerlap Hadiah Undian SIMPEDA Regional PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim), masyarakat dan para nasabah Bank Jatim dari sembilan cabang akan memperebutkan total hadiah Rp12,65 miliar.

Nasabah yang memiliki saldo minimal Rp1 Juta akan mendapatkan satu kupon yang nantinya akan diikutkan dalam undian.

Nasabah masing-masing cabang akan diikutkan undian dengan hadiah pertama mendapatkan uang tunai Rp100 Juta, dan hadiah undian kedua Rp 50 Juta. Seluruh nasabah Bank Jatim di Jawa TImur juga akan mendapatkan kesempatan meraih Hadiah Grand Prize sebesar Rp500 juta.

Selain hadiah utama berupa uang tunai, Bank Jatim juga menyediakan doorprize dengan hadiah utama Daihatsu Ayla serta beberapa doorprize menarik seperti dua unit motor, sepeda angin, peralatan elektronik, dan hadiah menarik lainnya.(*)

Pewarta: Noordin Djihad