STIH Sunan Giri Malang Berkontribusi Edukasi Masyarakat Tentang Pertanahan

STIH Sunan Giri Malang Berkontribusi Edukasi Masyarakat Tentang Pertanahan

Pihak Desa Bululawang bersama perwakilan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Sunan Giri Malang. (Foto: istimewa)

MALANG – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Sunan Giri Malang, mengadakan giat pengabdian kepada masyarakat. Mereka melakukan penyuluhan terkait dengan seputar permasalahan pertanahan, pada Senin (5/8/19). Merasa kewajiban yang harus dilakukan oleh PTN (Perguruan Tinggi Negeri) maupun PTS (Perguruan Tinggi Swasta) adalah pengabdian, Ketua STIH Moch Muchtar, S.H., M.Si mengangkat tema ‘Problematika Pertanahan dan Proses Penyelesaiannya’.

“Salah satunya dengan pendidikan, penelitian, dan pengabdian terhadap masyarakat. Khususnya berkenaan dengan hal pengabdian yang sifatnya simbiosis mutualisme,” kata dia di sela-sela kegiatan.

Muchtar mambahkan, disamping mencerdaskan kehidupan bangsa, juga sekaligus memberikan solusi terkait problematika yang terjadi di kalangan masyarakat. STIH ia harapkan turut memberikan solusi dan masalah yang terjadi di masyarakat

“Kebetulan di daerah tersebut masih banyak warga yang kurang memahami tentang mekanisme kepengurusan sertifikat hak milik (SHM) tanah, maupun peralihan hak,” tambahnya.

Kepala Desa Bululawang Yuyun Bariro, S.Sos memberikan apresiasi kegiatan yang dilaksanakan di Desa Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang ini. Ia merasa terbantu sekali dengan diadakannya kegiatan tersebut. Menurutnya, warga bisa mengetahui dan paham akan prosedur dalam kepengurusan tanah.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, karena sangat membantu bagi warga. Kita sengaja bekerja sama dengan STIH Malang agar warga kami dapat memahami tentang tata cara mekanismen dan prosedur dalam pengurusan tanah, sebagaimana seperti kerja sama kami dengan STIH pada tahun sebelumnya,” tukasnya.(*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad