Smartphone Basah Kena Hujan? Tenang, Dunia Belum Kiamat

Smartphone Basah Kena Hujan? Tenang, Dunia Belum Kiamat

ilustrasi handphone terkena air hujan ( sumber foto : 1.bp.blogspot.com)

MALANG – Musim penghujan sudah mulai masuk dan tentu salah satu kekhawatiran adalah barang elektronik yang dibawa seperti smartphone basah terkena air hujan. Tak perlu panik jika smartphone basah. Tenang, dunia belum kiamat.

Berikut langkah-langkah seperti yang dilansir gadgetren.com. Hal pertama yang harus dilakukan, jangan panik ataupun terburu-buru ingin cepat kering. Hindari hal-hal yang dapat menyebabkan keadaan smartphone bertambah parah, seperti menggunakan hairdryer atau membiarkannya begitu saja. Terlebih jika hanya terkena air hujan, masih bisa diselamatkan. Beda misalnya basah akibat air asin, dapat menyebabkan korosi pada bagian dalam smartphone bahkan bisa membuat kejutan listrik sendiri yang tidak sesuai dengan smartphone.

Langkah kedua, segera hindari dari kontak air lebih lanjut. Kenapa begitu? Semakin lama smartphone terendam air maka semakin besar kemungkinan akan rusak karena sudah menyerap lebih jauh.

Ketiga, langsung matikan smartphone. Jika memang ingin menerobos hujan dengan sengaja ataupun mulai basah, usahakan smartphone dalam keadaan mati dan bungkus dengan apapun. Hal tersebut untuk mengurangi risiko terjadinya korsleting bisa terjadi dalam keadaan menyala.

Keempat, jangan langsung dinyalakan/charge. Jika smartphone telanjur basah dan mati, sebbaiknya jangan langsung dinyalakan, tetapi tunggu dulu beberapa jam. Hal ini untuk memastikan seluruh sisa residu air benar-benar kering dan tidak bersisa.

Kelima, lepas semua bagian smartphone, seperti baterai, kartu SIM, microSD, dan pelindung agar air tidak dapat menyebar lebih lanjut ke bagian lain. Setelah itu cek stiker baterai. Jika baterai smartphone dapat dilepas, perhatikan apakah terdapat stiker yang berubah warna dari putih menjadi merah yang dipasang di beberapa smartphone modern. Stiker tersebut menjadi indicator vendor untuk memastikan garansi tetap berlaku.

Keenam, gunakan tisu atau sejenis kain kering untuk menghilangkan gumpalan air yang jelas terlihat. Jangan pernah menggunakan hairdryer atau sejenisnya karena dikhawatirkan membuat keadaan smartphone lebih parah.

Ketujuh, untuk sisa air pada celah yang sulit terlihat, dapat dilakukan penghisapan dengan menggunakan sedotan maupun alat penghisap lainnya.

Langkah terakhir, rendam pakai beras. Salah satu cara yang paling ampuh untuk mengeringkan benda elektronik yang parah terkena air adalah dengan merendamnya dengan beras semalaman karena beras mudah menyerap air. Berikan juga silica untuk mengurangi lembab jika ada.(*)

Pewarta : Noordin Djihad
Sumber : gadgetren.com