Sistem Zonasi Membuat Nilai UN Tidak Lagi Berpengaruh Untuk Masuk SMP Negeri.

Sistem Zonasi Membuat Nilai UN Tidak Lagi Berpengaruh Untuk Masuk SMP Negeri.

Totok Kasianto (baju batik) saat ditemui di Polres Malang Kota beberapa waktu lalu. (Foto: istimewa-aremamedia.com)

MALANG – Dinas Pendidikan Kota Malang telah menerapkan sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Sistem ini adalah penempatan jarak dari rumah calon peserta didik ke sekolah.

Hal tersebut menjadikan nilai rapor dan ujian nasional (UN) tidak begitu berpengaruh untuk siswa yang mendaftar ke sekolah negeri.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang, Totok Kasianto menjelaskan, penerapan sistem zonasi untuk siswa yang mengikuti PPDB ranking yang digunakan adalah jarak rumah, bukan lagi nilai Ujian Nasional (UN).

“Sekarang yang menentukan adalah jarak domisili, bukan lagi nilai UN,” katanya.

Kota Malang oleh Dinas Pendidikan menetapkan sembilan zonasi mencakup lima hingga sembilan kelurahan di seluruh Kota Malang.

Kelurahan Oro-oro Dowo, Gading Kasri, Bareng, Tanjungrejo, Kauman, dan Kiduldalem, dan mendapat zonasi SMPN 1, SMPN 6, dan SMPN 8, disebut Zona Satu.

Kelurahan Sukoharjo, Kotalama, Polehan, Ciptomulyo, Jodipan, Kasin, dan Sukun, mendapat zonasi SMPN 2, SMPN 9, dan SMPN 19 disebut Zona Dua.

Sementara Zona Tiga terdiri dari Kelurahan Klojen, Samaan, Rampal Celaket, Kesatrian, Lowokwaru, Bunulrejo, dan Purwantoro. Untuk tiga sekolah terdiri dari SMPN 3, SMPN 5, dan SMPN 20.

Pada Zona Empat, terdiri dari Kelurahan Sumbersari, Penanggungan, Dinoyo Ketawanggede, Merjosari, Tlogomas, dan Karang Besuki. Sekolah dalam zonasi ini, yakni SMPN 4, SMPN 13, dan SMPN 25 (Satap Merjosari).

Selanjutnya Zona Lima yang terdiri dari Kelurahan Bumiayu, Mergosono, Buring, Wonokoyo, Tlogowaru, dan Arjowinangun, mendapat zonasi SMPN 7, SMPN 10, dan SMPN 23.

Zona Enam, terdiri dari Kelurahan, Tunjungsekar, Polowijen, Mojolangu, Jatimulyo, Tulusrejo, Tunggulwulung, dan Tasikmadu. Tiga sekolah dalam Zona Enam ini, yakni SMPN 11, SMPN 18, dan SMPN 26.

Sementara Zona Tujuh terdiri dari Kelurahan Bandungrejosari, Kebonsari, Gadang, Pisang Candi, Bandulan, Karangbesuki, Bakalankrajan, dan Mulyorejo. Tiga SMP di zona ini yakni SMPN 12, SMPN 15, dan SMPN 17.

Kelurahan Pandanwangi, Purwodadi, Arjosari, Balearjosari, dan Blimbing. 3 sekolahnya yakni, SMPN 14, SMPN 16, dan SMPN 24 masuk dalam Zona Delapan.

Sedangkan Zona Sembilan terdiri dari Kelurahan Lesanpuro, Madyopuro, Sawojajar, Cemorokandang, dan Kedungkandang. Tiga SMP dalam zona ini yakni SMPN 21, SMPN 22, dan SMPN 27.

“Karena zonanya sudah jelas, calon siswa diharapkan mendaftar sesuai zona, agar peluang diterima besar,” pungkasnya.(*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad