Singo Edan Cabik Bajul Ijo, Bejo Gagal Ubah Sejarah

Singo Edan Cabik Bajul Ijo, Bejo Gagal Ubah Sejarah

Sylvano Comvalius berhasil menyumbangkan satu gol, dalam kemenangan Arema Fc atas Persebaya. (Foto: Tanzil Furqon-aremamedia.com)

KAB. MALANG – Kemenangan besar Arema Fc atas rival abadinya, dalam lanjutan Shopee Liga-1, Kamis (15/8/2019) yang bertajuk derby Jawa Timur berakhir dengan kekalahan besar Bajul Ijo, sebutan Persebaya. Bermain di hadapan puluhan ribu Aremania yang mengurung Stadion Kanjuruhan dengan chant dukungan untuk Singo Edan, berhasil menjatuhkan mental pasukan Bejo Sugiantoro.

Pertandingan yang berlangsung dengan saling jual beli serangan sepanjang pertandingan ini, berakhir dengan skor 4-0. Empat gol Arema FC dicetak Dendi Santoso (30′), Arthur Cunha (71′), Sylvano Comvalius (86′), pada perpanjangan waktu, pesta gol Singo Edan ditambahkan Makan Konate (90+1′).

“Sore ini pertandingan yang tidak mudah, sebab kami akan dimaafkan saat kalah dengan tim lain, tapi tidak dengan Persebaya. Selain itu, semua gol bagus dan fantastis. Mungkin hanya bisa lihat gol itu saat menonton Liga Inggris, tapi hari ini tersaji di Stadion Kanjuruhan,” ungkap pelatih Arema Fc Milomir Seslija.

Perihal kekalahan ini, Pelatih caretaker Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro, siap bertanggung jawab atas kekalahan telak timnya dari Arema Fc. Padahal secara pribadi, ia bertekad ingin merubah sejarah dimana Persebaya belum mampu mengalahkan Arema Fc di Malang sejak era Ligina.

“Memang ini hasil pertandingannya, namun saya respek dengan pemain karena mau main dalam situasi apapun. Saya salah strategi, dan saya tak ingin salahkan pemain. Itu tanggung jawab saya sebagai caretaker, meski saya sangat ingin mendobrak sejarah mengalahkan Arema di kandangnya. Hal itu yang belum terwujud dari jaman saya jadi pemain, hingga caretaker saat ini,” pungkasnya. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad