Sempat Ditertibkan, Pedagang Pasar Takjil Soekarno-Hatta Kembali Aktif

Sempat Ditertibkan, Pedagang Pasar Takjil Soekarno-Hatta Kembali Aktif

Hari ketujuh bulan Ramadan pengunjung antusias mengunjungi pasar takjil khas Kota Malang. (Foto: Doi Nuri-aremamedia.com)

MALANG – Pertentangan adanya pasar takjil di Jalan Sukarno-Hatta, direspon para pedagang dengan mendatangi DPRD Kota Malang, Jumat (10/5/2019) lalu. Mereka minta solusi tentang polemik dengan warga RW 16 Griya Shanta.

Pedagang mengaku melakukan perlawanan melalui jalur birokrasi sebab merasa ada kejanggalan. Satu sisi warga RW 16 melarang menggelar pasar takjil, tetapi ada pedagang lain yang berjualan di tempat sama.

“Ini pemerintah tebang pilih atau gimana? Kami berjualan sejak 2005, kenapa RW 16 baru bersuara sekarang? Tapi ada pedagang lain jualan di tempat yang sama, dibiarkan. Kami mendatangi DPRD beberapa waktu lalu untuk mencari solusi,” jelas Afan Andi salah satu pedagang pasar ramadan.

Beberapa waktu lalu Pemkot Malang melakukan penertiban pedagang takjil sebagai respon penolakan warga RW 16. Alhasil para pedagang mendatangi gedung dewan dengan harapan dapat bertemu perwakilan warga serta bisa mendapatkan solusi atas polemik yang terjadi saat ini.

Masyarakat kembali memenuhi bahu Jalan Sukarno-Hatta menjelang buka puasa mendatangi pasar takjil. (Doi Nuri-aremamedia.com)

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang, Sugiono, mengatakan, aturan yang ada memang tidak membolehkan berjualan di jalan dan bahu jalan. Larangan itu tertuang dalam Perda Kota Malang nomor 2 Tahun 2012.

“Acuannya ya peraturan yang mengikat berupa Perda. Namun di sisi lain, kita harus memperhatikan para pedagang takjil serta adanya upaya lain untuk menyelesaikan permasalahan yang ada,” ujarnya.

Lebih lanjut ia sepakat dengan solusi pemindahan pedagang ke dalam kawasan Taman Krida. “Selama pedagang tetap memperhatikan kebersihan serta sarana fasilitas umum yang ada,” ingatnya.

Dari pantauan aremamedia.com, di hari ketujuh Ramadan, Ahad (12/5/2019), hampir sepanjang Jalan Sukarno-Hatta kembali marak dengan munculnya pasar takjil. Para pedagang menawarkan berbagai kuliner untuk persiapan berbuka puasa seperti tahun-tahun sebelumnya. Yang membedakan, ruas jalan tengah di depan Taman Krida tak lagi dipakai.(*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad