Selamat Jalan Magic Dancer Budi Ayuga

Selamat Jalan Magic Dancer Budi Ayuga

Yongki Irawan mengiringi kepergian Budi Ayuga di RSSA Kota Malang. (Foto: istimewa)

MALANG – Setelah mengalami kecelakaan dalam pertunjukan, Maestro tari Malang Raya, Rachmad Budiri atau yang akrab disapa Budi Ayuga menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit dr. Saiful Anwar (RSSA) sore ini, Senin (12/8/2019). Setelah pagi tadi kembali dirujuk ke ruang ICU dikarenakan terdapat infeksi yang menyebar, sempat juga dijadwalkan untuk cuci darah karena ada infeksi yang menyebar sampai ke ginjal, nyawa Budi tak tertolong.

“Sore ini Indonesia, dan bumi Arema pada khususnya, kehilangan satu lagi putera terbaik. Ya, Pak Budi kapundut sore ini,” jelas Yongki Irawan kerabat dekat Budi Ayuga.

Sebelumnya, kondisi Sang Magic Dancer tersebut masih stabil hingga Ahad malam. Namun sejak kolaps pagi tadi, Maestro tari tersebut tak mampu lagi bertahan dari infeksi yang menyerangnya. Akibat terbakar sebanyak 40 persen saat atraksi di Festival Kampung Celaket, almarhum telah menjalani serangkaian operasi di RS Lavalette dan dirujuk ke RSSA.

“Kondisinya sudah sempat membaik, meski luka bakarnya cukup parah. Tapi rupanya beliau lebih memilih untuk menikmati hasil kebaikan selama hidupnya,” pungkas Yongki sambil berisak tangis.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada informasi tentang dimana jenazah Budi akan dikebumikan. Saat ini jenazah masih dimandikan di Kamar Mayat RSSA dan dibawa ke kediamannya di Jalan Tanjung Putrayuda 44 Mergan. Ia meninggalkan dua anak dan seorang istri di usia 53 tahun. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad