Sambut Idul Fitri 2019, Masyarakat Malang Disiapkan BI Rp4,7 T

Sambut Idul Fitri 2019, Masyarakat Malang Disiapkan BI Rp4,7 T

Kepala KPw BI Malang, Azka Subhan. (Foto: Noordin Djihad-aremamedia.com)

MALANG – Menjelang Ramadan Idul Fitri 2019, Bank Indonesia menyiapkan uang kartal senilai Rp4,7 triliun. Meningkat hampir Rp1 triliun dibanding pada 2018. Saat itu BI Malang menyiapkan uang kartal Rp3,9 triliun.

Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Azka Subkhan Amirruridho, mengatakan kenaikan dibanding 2018 mencapai 20 persen. “Ini sekadar estimasi karena kebutuhan uang masyarakat di bulan Ramadan dan lebaran relatif lebih banyak dibanding kondisi normal,” kata Azka.

Ditambahkan, masyarakat bisa mendapatkan uang pecahan baru tersebut tidak hanya dari BI. “Kami juga bekerja sama dengan perbankan lain. Dengan demikian masyarakat bisa melakukan transaksi melalui tarikan tunai atau ATM di bank-bank lain,” ujarnya.

Selain itu BI juga mengefektifkan kas keliling agar tidak menumpuk di satu tempat saja. “Kami sudah rapat koordinasi sebelumnya dengan perbankan lain, termasuk pelayanan kas keliling agar seluruh wilayah bisa terjangkau,” paparnya.

Prosesi penukaran uang pecahan baru dengan pelepasan kas keliling menurut rencana dilakukan pada Ahad (26/5/2019) mendatang. “Kita laksanakan di lapangan parkir kantor BI Malang,” ujar pria asli Semarang ini.

Terdapat 13 mobil kas keliling. Satu mobil milik BI Malang, 12 lainnya milik perbankan yang bekerja sama dengan BI. Kedua belas bank tersebut antara lain BNI, BCA, BTN, CIMB Niaga, Permata Bank, Bank Muamalat, BPD Jatim, dan BPD Jatim Syariah. Selain itu, Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, BRI, dan BRI Syariah).

Untuk lokasi kas mobil perbankan bersama, sambung Azka, disediakan di Gedung Kartini setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. “Di situ masyarakat dilayani enam bank umum,” katanya lagi.

Azka juga menyampaikan perbankan melayani penukaran gerbang pembayaran nasional (GPN), yaitu penukaran kartu ATM berlogo master card dengan kartu ATM berlogo garuda.

“Dengan kartu ini masyarakat bisa transaksi di berbagai EDC/ ATM bank lainnya. Selain itu nasabah hemat biaya administrasi Rp 1.000 per bulan,” jelas Azka.(*)

Pewarta : Noordin Djihad
Editor : SM Nunggal