Salawat Bersama Upaya Kembalikan Kelesuan Pengunjung Pantai Balekambang

Salawat Bersama Upaya Kembalikan Kelesuan Pengunjung Pantai Balekambang

Panntai Balekambang Kabupaten Malang yang masih sepi dari pengunjung. (Foto: istimewa-aremamedia.com)

MALANG – Gara-gara hoax, Pantai Balekambang dan Ngliyep sepi dari pengunjung. Gelombang tsunami yang terjadi di Selat Sunda beberapa waktu lalu diisukan bakal terjadi juga di Pantai Balekambang. Akibatnya, momen special seperti malam tahun baru, sepi pengunjung.

Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa Ahmad Faiz Wildan mengatakan, saat ini dunia pariwisata pantai mengalami kelesuan akibat isu tsunami. Lebih parah lagi isu tersebut juga menyatakan akibat tsunami pantai di wilayah abupaten Malang tutup. “Kabar itu hoax. Pantai Balekambang tetap buka seperti biasa dan tidak ada tsunami,” jelasnya.

Wildan mengakui, memang pernah terjadi bencana gelombang tsunami di perairan Selat Sunda beberapa waktu lalu. “Bencana di wilayah perairan Selat Sunda beberapa waktu lalu memang menjadi keprihatinan kita semua. Tapi, lebih disayangkan berita duka tersebut berkembang menjadi hoax,” jelasnya.

Hoax tersebut, lanjut Wildan, mengakibatkan multiple effect. Warga yang ingin memanfaatkan momentum tahun baru merasakan ketakutan sehingga kunjungan ke pantai Balekambang pun sepi. Bahkan masyarakat sekitar pantai juga mengalami kelesuan.

“Bagi kami sebagai pengelola Pantai Balekambang, momen pergantian tahun menjadi salah satu momen yang paling ditunggu, karena jumlah wisatawan membludak. Kemacetan yang mengular hingga beberapa kilometer karena harus antre di loket menuju Balekambang biasanya dimanfaatkan warga untuk berjualan di sepanjang jalan menuju lokasi Balekmbang,” kenangnya.

Namun saat tahun baru lalu tersebut tidak terjadi. Multiple effect yang ditimbulkan, bukan hanya dari pihak pengelola, namun juga pedagang yang sebagian besar berasal dari masyarakat setempat.

Untuk itu Wildan saat ini berupaya keras menyampaikan ke masyarakat Pantai Balekambang berada dalam kondisi aman untuk dikunjungi. Pihaknya harus bangkit dan terus berupaya untuk menstabilkan kunjungan ke pantai terutama Pantai Balekambang dengan menggelar kegiatan salawat bersama para pedagang di Balekambang yang bertujuan untuk mengucap rasa syukur dan memohon perlindungan Nya.

“Ya kan kita tetap harus berdoa memohon perlindungan Allah, juga tak lupa mengucapkan syukur. Jadi kita berencana mengadakan salawat bersama. Nanti juga diikuti oleh seluruh pedagang yang ada di Balekambang, dan masyarakat Kabupaten Malang.” pungkasnya.(*)

Pewarta : Galuh Ayu KW
Editor : Noordin Djihad