Saat Talkshow ‘Start Up Business’ Muncul Ungkapan Pelaku UMKM Ojok Kementhus

Saat Talkshow ‘Start Up Business’ Muncul Ungkapan Pelaku UMKM Ojok Kementhus

Yustinus mengevaluasi produk pelaku usaha, dari kemasan hingga label sebagai karya pribadi. (Foto: Djoko Winahyu-aremamedia.com)

MALANG – Acara talkshow ‘Start Up Business’ yang berlangsung Sabtu (5/5/2018) di Balai Kota Malang berlangsung hangat. Bahkan pemateri sampai mengeluarkan kalimat, “Ojo kementhus (jangan sok, red)”.

Terdapat empat pemateri yang hadir siang tadi, antara lain Umar Ibnu Hasan (Pertamina), Dedy Kusbianto (Kadin Kota Malang), Irfan Fatoni (konsultan UMKM), dan Yustinus Agung Nugroho dari Foodlab.

Saat sesi dialog, seorang peserta menanyakan kiat untuk diversifikasi usahanya. “Jawaban saya singkat saja, UMKM ojo kementhus!” tukas Irfan Fatoni.
Jawaban Irfan diamini Yustinus Agung Nugroho yang jatuh bangun dalam berbisnis. “Saya setuju jawaban Pak Irfan. Sebaiknya anda fokus satu usaha dulu sampai berhasil,” kata Agung yang mengenalkan soto hingga mancanegara.

Agung juga ‘membantai’ salah satu produk kuliner, lumpia, sebagai masukan. Dengan lugas pria asal Yogyakarta ini menebak proses pembuatan lumpia hingga alat masak yang dipakai.

Sementara Dedy yang mewakili Kadin lebih kepada pembinaan, pendampingan, hingga solusi yang dihadapi pelaku UMKM. Hal sama juga dilakukan pihak Pertamina yang bahkan berjanji akan menjadikan tiga peserta talkshow sebagai mitra usaha melalui presentasi usaha yang dikirim melalui surat elektronik (surel).

Acara yang diselenggarakan PWI Malang Raya kerja sama dengan  PT Pertamina (Persero) MOR V dan didukung Pemkot, BI Perwakilan Malang serta Kadin Kota Malang ini dibuka  secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto.

Dalam sambutannya di depan 100 peserta talkshow, Wasto berharap kegiatan ini bisa memotivasi, meningkatkan  kreativitas dan inovasi bagi lahirnya para pebisnis. “Karena keberadaannya di Kota Malang masih sangat minim,” ujarnya.

Wasto juga menilai PWI cukup cerdas mencari peluang CSR dalam mendidik anggotanya dan masyarakat untuk memunculkan pengusaha yang tahap awal kita kenal dengan UMKM. (*)

Pewarta : Djoko Winahyu
Editor : Noordin Djihad