Ribuan Minuman Keras Dimusnahkan Polres dan Pemkot Batu

Ribuan Minuman Keras Dimusnahkan Polres dan Pemkot Batu

Kasat Reskrim Polresta Batu, Anton Widodo bersama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko secara simbolis memecahkan botol minuman keras. (Foto: Doi Nuri-aremamedia.com)

BATU – Sejumlah 1.418 botol minuman keras (miras) dimusnahkan Polres Batu, di halaman Plaza Batu, Selasa (28/5/2019) pagi.

Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto bersama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, dan Kajari Batu Heny Alamsari, memusnahkan 26 jenis miras.

Keempat pejabat tersebut di atas didampingi Kepala BNN Kota Batu AKBP Mudawaroh, Perwira Penghubung Kodim 0818 Kabupaten Malang-Batu Choirul Effendi beserta beberapa pejabat terkait.

Barang sitaan berupa miras itu dirampas dari pedagang toko dan warung-warung, sebagai upaya untuk mengurangi korban jiwa. Barang haram ini
mayoritas diamankan dari pedagang di wilayah barat hukum Polres Batu, seperti Kecamatan Pujon dan sekitarnya.

“Dari ribuan yang kita musnahkan hari ini, 964 botol minuman keras merupakan hasil dari Operasi Pekat Semeru pada 15-26 Mei lalu. Sekaligus dalam langkah cipta kondisi menghadapi bulan suci Ramadan dan Idulfitri,” jelas Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, SIK, MH.

Menurutnya, angka korban jiwa karena miras di wilayah hukum Kota Batu ditengarai bertambah dengan maraknya miras ilegal hingga oplosan.

Selain melaksanakan operasi cipta kondisi, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar peduli dengan kesehatan dengan tidak minum miras ilegal atau pun miras oplosan, mengingat terlalu banyak korban jiwa sebab minuman keras oplosan ini.

“Langkah sosialisasi ini sangat penting, agar tidak memakan korban jiwa di kalangan masyarakat. Bayangkan saja arak Bali dan autan diminum sehingga banyak korban jiwa. Sayangnya peristiwa itu tidak memberikan efek jera,” pungkasnya. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad