Razia Gabungan Polres Malang Kota Amankan Satu Bus, Diduga ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Razia Gabungan Polres Malang Kota Amankan Satu Bus, Diduga ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Bus yang membawa 18 penumpang diamankan di Jl Puncak Borobudur kemudian digiring untuk diperiksa di Mapolres Malang Kota. (Foto: istimewa-aremamedia.com)

MALANG – Razia petugas gabungan yang diinisiasi Polres Malang Kota, Ahad (29/5/2019) sore mengamankan sebuah bus. Diduga bus berisi 18 penumpang tersebut akan ke Jakarta mengikuti aksi 22 Mei bertajuk Gerakan Kedaulatan Rakyat.

Instruksi Polda Jawa Timur kepada seluruh Polres dibawah koordinasinya telah dilakukan serempak diberbagai kota. Demikian juga Polres Malang Kota menggelar razia dan sweeping di berbagai titik untuk mencegah keberangkatan rombongan ke Jakarta dalam . Awalnya gerakan People Power.

Beberapa titik meliputi akses keluar masuk menuju Kota Malang, terminal dan PO bus, menjadi konsentrasi razia gabungan untuk langkah antisipasi terjadinya kerusuhan yang berdampak keresahan di masyarakat.

“Sore ini, gabungan 250 personel dari Kepolisian, TNI dan Satpol PP melakukan patroli untuk mencegah warga yang hendak berangkat ke Jakarta,” jelas Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri, MH, S.I.K.

Dalam giat operasi cipta kondisi tersebut, dikabarkan satu bus yang siap berangkat menuju Jakarta dengan delapan belas penumpang diamankan dan digiring ke Mapolresta Malang.

“Bus yang diduga membawa massa untuk aksi 22 Mei kami amankan di Jalan Borobudur Atas dekat SMAN 9 Malang. Masih kami selidiki lebih dalam,” imbuhnya.

Kapolres Malang Kota itu juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Malang Kota pada khususnya, agar membatalkan niat bergabung aksi di Jakarta demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

“Intinya saya imbau masyarakat Kota Malang yang ingin ke Jakarta tolong dibatalkan, perjuangan yang nyata adalah mencari nafkah dan menghidupi keluarga masing-masing,” tukasnya. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad