QRIS, Cara Mudah Sedekah di Masjid

QRIS, Cara Mudah Sedekah di Masjid

Kepala KPw BI Malang, Azka Subhan, menunjukkan kemudahan bersedekah melalui QRIS, Senin (7/9/2019). (Foto: Noordin Djihad-aremamedia.com)

MALANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang mengenalkan sedekah di masjid dengan cara mudah.

“Cukup dengan QR Code Indonesian Standard (QRIS), masyarakat tak perlu uang tunai untuk sedekah. Cukup tempelkan barcode, uang langsung tertransfer ke rekening yayasan masjid,” terang Kepala KPw BI Malang, Azka Subhan, Senin (7/9/2019).

Pernyataan Azka disampaikan saat launching QRIS di Masjid Agung Jami Kota Malang. Hadir juga sekitar 20 takmir masjid se Kota Malang.

Jika yayasan masjid bersangkutan memasang barcode di persimpangan jalan, lanjutnya, masyarakat tinggal mengarahkan ponsel ke barcode tersebut.

“Bahkan QRIS ini bisa memilah peruntukan sedekah, misalnya untuk pembangunan masjid, anak yatim, atau lainnya. Meski demikian sedekah masuk ke satu rekening” jelasnya.

Tentu saja, kata Azka, masyarakat yang ingin sedekah lewat QRIS harus memiliki aplikasi dompet digital. “Bisa OVO, Go Pay, atau dompet digital sejenis,” sambungnya.

Azka menambahkan, selain cepat, sedekah QRIS ini mudah dan transparan. “Jika selama ini pakai kotak amal, dihitung dan kemudian disetor ke bank, kali ini lngsng ke bank melalui rekening yayasan takmir,” ujarnya.

Azka bahkan langsung memberi contoh dengan transfer lewat QRIS ke rekening Yayasan Masjid Jamik Malang. Tak sampai dua menit, salah satu takmir melaporkan sedekah Azka sudah masuk. ‘”Alhamdulillah sudah masuk,” katanya sambil menunjukkan ponselnya.

Selannutnya Azka memberi alasan pemilihan Masjid Agung Jami Malang sebagai pilot project QRIS. “Karena menjadi salah satu rumah ibadah utama di Kota Malang,” jelasnya.

Harapan Azka, kegiatan ini bisa menjadi percontohan bagi lembaga lainnya untuk memanfaatkan QRIS sebagai pembayaran nontunai untuk transaksi sosial, seperti Zakat, Infak, Sodaqoh (ZIS) serta donasi lainnya.(*)

Pewarta : Noordin Djihad