PT. SMI Dijajaki Pemkot untuk Danai Mall UMKM

PT.  SMI Dijajaki Pemkot untuk Danai Mall UMKM

Wali Kota Malang, Sutiaji, mendengarkan paparan Dirut PT SMI, Sri Martini di ruang kerja wali kota. (Foto: Humas Pemkot Malang-aremamedia.com)

MALANG – Mall Ramayana, Jumat (4/4/2019) siang dikunjungi Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji. Kedatangan Sutiaji di mall tengah kota itu bersama tim dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang 100 persen kepemilikan sahamnya milik Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan RI ini adalah mitra pembiayaan Mall UMKM.

Dipastikan Mall UMKM akan menggantikan Mall Ramayana yang selama ini dianggap kurang memberi kontribusi kepada Pemkot Malang.

“Mall Ramayana ini memiliki lahan sekitar 1 Ha. Nantinya akan dibangun 12 lantai, per lantai luasan sekitar 600 m2,” kata Sutiaji.

Dari 12 lantai tersebut, lanjutnya, enam lantai khusus untuk UMKM, sisanya dibangun hotel dan parkir. “Kami ingin tangani dan kelola secara mandiri melalui BUMD yang kita miliki dan sedang kita bangun,” ujarnya.

Selama ini, lanjut Sutiaji, pemanfaatan Mall Ramayana juga merugi. Deviden pusat perbelanjaan yang menggunakan lahan Pemkot juga tidak sesuai ekspektasi. “Karena itu kami berikan kepada Perumda Aneka Usaha yang menjadi primadona baru bagi sumber pendapatan daerah,” urainya.

Karena persoalan pembangunan terletak di pembiayaan, maka Pemkot Malang menggandeng PT SMI. Hal itu sebagai upaya terobosan untuk menopang proyek-proyek besar seperti rencana pembangunan Mall UMKM dan pengembangan rumah sakit daerah.

Pertimbangan menggandeng PT SMI karena bunga pinjamannya relatif ringan, dipastikan dibawah bunga perbankan. Disamping itu menggunakan opsi pinjaman daerah. Artinya peminjamnya Pemkot, bukan BUMD.(*)

Pewarta : Noordin Djihad
Editor : SM Nunggal