Program Sakura 2020 Diilhami Momentum Olympiade Tokyo.

Program Sakura 2020 Diilhami Momentum Olympiade Tokyo.

Perkenalan. Mahasiswa Jepang memperkenalkan diri menghunakan Bahasa Indonesi dalm Program BIPA STIE Malangkucecwara

AREMAMEDIA.COM – Diilhami event internasional, Olympiade Tokyo 2020, Program Sakura 2020 yang dikelola Indonesia Studies Program (ISP) STIE Malangkucecwara Malang, akan merangkul semua tanpa melihat latar belakangnya.

Menganbil tema ‘Merajut Perbedaan’ ,23 mahasiswa Jepang dari Kanda University akan bertemu dan berkomunikasi dengan berbagai komunitas.

“Selain belajar bahasa dan budaya Indonesia, kali ini kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia memiliki berbagai macam suku dan semua itu dapat ditemui di Malang,” ujar Direktur ISP MCE, Dra Suprapti MPd

Seperti diketahui saat ini masyarakat Tokyo tengah mempersiapkan olympiade khususnya fasilitas yang harus disediakan. Misalnya masjid berjalan yang dibuat diataa mobil sampai masakan halal disamping fasilitas lainnya. “Kepedulian masyarakat Tokyo itu lah yang menginspirasi tema kali ini,” terangnya.

Menurutnya, masyarakat Indonesia tidak hanya yang ada di Malang dengan tampilannya. Namun banyak komunitas dari berbagai daerah misalnya masyarakat Papua, Dayak, Bali ataupun Madura dan masih banyak lagi.

Agar mengenal lebih dekat budaya masing – masing daerah, mahasiswa asal Jepang ini diajak ke asrama mahasiswa luar Jawa yang ada di Malang.

Tidak hanya itu, mahasiswa Jepang yang akan belajar bahasa dan budaya Indonesia selama 3 minggu kali ini juga akan mengapresiasi berbagai satwa Indoesia di Taman Safari.
“Biasanya ke alamt misalnya pantai dan gunung. Tahun ini kita kenalkan fauna indonesia,” terangnya.

Angkatan 21 Program Sakura 2020, merupakan penjenamaan baru Program Bunga. Sesuai akad kesepahaman antara Kanda University of International Studies (KUIS) dengan STIE Malangkucecwara, Program dirancang secara dual system.

Untuk meningkatkan kompetensi berbahasa Indonesia, mahasiswa langsung mempratikkannya dalam kehidupan sehari – hari masyarakat Indonesia.

“Mereka dilibatkan dalam unit – unit kegiatan dengan hanya mengguankan bahasa Indoesia dan ditempatkan dikeluarga Indonesia. Diharapkan mereka memperoleh pengalaman belajar yang faktual, pragmatis , kontekstual karena terlibat dan mengalaminya,” terangnya.

Tanpa kendala, 23 mahasiswa Jepang dengan aman masuk ke Indonesia dan selamat sampai di Malang. “Meski sempat khawatir dengan banyaknya warga Jepang yang terpapar virus corona namun orangtua mereka mengijinkan dan keberangkatannya sesuai dengan jadwal,” ujarnya

Seperti diketahui ISP STIE Malangkucecwara Malang dalam pembelajaran BIPA diselenggarakan sejak 2014. Ini merupakan bukti sebagai institusi duta bangsa, ISP STIE Malangkucecwara Malang berkomitmen tinggi menjadi jembatab penghubung antara Indonesia dan Jepang melaluk program programnya. (sap)