Polres Batu Maksimalkan Bhabinkamtibmas Saat Sosialisasi

Polres Batu Maksimalkan Bhabinkamtibmas Saat Sosialisasi

Caption:
Babinkamtibmas desa Junrejo Ipda Bambang H S, dalam giat sosialisasi PSBB. (Foto: Doi Nuri – aremamedia)

 

BATU – Polres Batu melalui Bhabinkamtibmas memaksimalkan imbauan sekaligus penerapan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) di 11 desa dan 5 kelurahan.

Dimulai pada Ahad (17/5/2020), PSBB Malang Raya berlangsung selama 14 hari atau berakhir 30 Mei mendatang. Sementara sejak Kamis, (14/5/2020) hingga Sabtu, (16/5/2020) dilakukan sosialisasi untuk memastikan masyarakat memahami peraturan yang harus ditaati selama masa PSBB.

“Sistem ini adalah tahapan yang sama sebagaimana dilakukan dalam pelaksanaan PSBB di kawasan Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik (Surabaya Raya),” jelas Kapolres Batu, AKBP Harviadi Agung Prathama, SIK. MIK.

Kesiapan layanan kuratif di Malang Raya dalam menyambut pelaksanaan PSBB Malang Raya dalam kondisi yang siap. “Bukan hanya terkait kondisi bed layanan rumah sakit, melainkan juga kesiapan layanan laboratorium untuk tes Polymerase Chain Reaction (PCR). Sesuai dengan imbauan Gubernur Jawa Timur,” imbuh dia.

“Saat ini ada tiga laboratorium untuk tes PCR di Malang Raya. Yaitu di RS Saiful Anwar, RS Universitas Brawijaya Malang, dan juga RS Umum Lavalette Malang,” tegas Harvi.

Pembatasan lalulintas, masih kata dia, melalui lima pos pantau. “Kendaraan roda dua tidak boleh membonceng selain keluarga. Kendaraan roda empat hanya boleh memuat separuh dari kapasitas maksimal. Tetap dengan protokol kesehatan tentunya,” tandasnya. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad