Pertumbuhan Ekonomi 6,4 Persen Jadi Alasan Hotel Ubud Ekspansi Ke Batu

Pertumbuhan Ekonomi 6,4 Persen Jadi Alasan Hotel Ubud Ekspansi Ke Batu

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko (tengah) saat menghadiri acara peletakan batu pertama Hotel Ubud Batu (SM Nunggal / aremamedia.com)

BATU – Sebagai Kota Wisata, Kota Batu masih kekurangan hotel. Hanya saja karena lahan di Kota Batu hanya 20 persen yang bisa dieksplorasi, maka diperlukan kajian lebih detil untuk memenuhi kebutuhan penginapan sementara di kota wisata tersebut.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bati, Dewanti Rumpoko saat ditemui disela-sela kegiatan peletakan batu pertama Hotrl Ubud Batu. Istri Eddy Rumpoko tersebut mengungkapkan, sektor perhotelan berkontribusi relatif besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kota tersebut.
“Ada pertumbuhan ekonomi mencapai 6,4 persen per tahun. Salah satunya ditopang industri perhotelan,” imbuh perempuan yang akrab disapa Bu De itu.

Pertumbuhan ekonomi Kota Batu yang terus mengalami peningkatan itulah menjadi salah satu pertimbangan Hotel Ubud dan Cottages dibawah PT Kharisma Putra Igmas ekspansi ke Batu.

Tidak tanggung tanggung untuk pembangunan Hotel Ubud Batu, Owner Hotel Ubud Batu menyediakan dana sebesar Rp 90 miliar. “Di samping pertumbuhan ekonomi, jumlah wisatawan yang datang ke Batu cukup tinggi, sementara sarananya kurang,” ujar Owner Hotel Ubud, I Gede Mastra.

Gede yakin dalam waktu 8 tahun akan balik modal. Selain banyak jaringan dan menu andalan khas Bali, fasilitas yang disediakan pun sangat mendukung untuk menarik pengunjung apalagi hall yang cukup besar dengan kapasitas 400 orang.(*)

Pewarta : SM Nunggal
Editor: Shuvia Rahma