Persada Hospital: PWI Nyawa Bagi Kami

Persada Hospital: PWI Nyawa Bagi Kami

Silaturahim virtual antara Pengurus Baru PWI Malang Raya dengan Humas Persada Hospital, Sylvia Kity Simanungkalit. (Foto: Budi Cahyono-aremamedia.com)

MALANG – Persada Hospital mengakui Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya selama ini mampu menjadi jembatan untuk menyampaikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui Kepala Humas Persada Hospital, Sylvia Kitty Simanungkalit, pihaknya merasa terbantu dengan peran para jurnalis yang tergabung dalam PWI.

“Para Jurnalis mampu merangkai kata dengan indah dan menyampaikan bahasa yang sulit menjadi mudah,” ungkap Kitty saat silaturahmi virtual dengan pengurus baru PWI Malang Raya, Kamis (14/01/2021).

Bahkan Kitty menganggap PWI merupakan nyawa bagi Persada Hospital. “Besar sekali peran media dalam membantu memberikan informasi positif kepada masyarakat. Harapan kami, mendatang kerja sama PWI dan Persada Hospital yang telah dibangun tetap solid,” harapnya.

Kity dengan terbuka mengajak kerja sama dengan PWI untuk mengajarkan ilmu jurnalisme. “Jadi tolong kami diajar menulis pesan, merangkai kata dan berkomunikasi dengan baik. Tujuannya agar kami mampu menyampaikan pesan yang dapat diterima masyarakat dengan baik,” tuturnya.

Kitty juga menyampaikan Persada Hospital di masa pandemi ikut mendukung program pemerintah menggaungkan protokol kesehatan dan sebagainya. Sayangnya masih banyak masyarakat yang tidak menerapkannya.

“Kami membutuhkan bantuan cara mengemas pesan dengan bahasa yang ringan, menggelitik, tapi juga bisa dipahami oleh masyarakat agar kami mampu membantu pemerintah  meningkatkan taraf kesehatan di masyarakat,” ujarnya lagi.

Pada penghujung pertemuan, Kitty menyampaikan selamat kepada pengurus baru PWI Malang Raya. “Kami lebih suka menyebut teman-teman jurnalis sebagai sahabat media. Kami melihat sahabat media selama ini sudah cukup baik, kooperatif, tidak ada kekurangan karena kekurangan dapat ditutupi dengan banyak kelebihan,” pungkasnya.(*)

Pewarta : Budi Cahyono
Editor : Noordin Djihad