Pendidikan Seks di Sekolah Masih Bingungkan Orang Tua

Pendidikan Seks di Sekolah Masih Bingungkan Orang Tua

MALANG – Kana, 27 tahun, hanya bisa terhenyak saat anaknya menanyakan seputar seks. “Ma, bagian mana untuk perempuan yang tidak boleh disentuh?” tanya anaknya, siswa kelas I SDN 1 Tunggulwulung.

Wajar Kana terhenyak karena yang ditanyakan anaknya itu merupakan salah satu materi pendidikan seks. “Tapi saya bingung bagaimana menjelaskan kepada anak saya tentang seks,” katanya.

Peristiwa serupa dialami Mbak Nia, perempuan muda seusia Kana. Anak sulungnya juga menanyakan materi pelajaran yang bagi orang tua sangat sensitif.

Baik Kana maupun Mbak Nia tidak tahu, selama ini anaknya mendapat materi pendidikan seks di sekolah.

Karena itu kedua ibu muda cemas sekaligus bingung. Senin (26/11/2018) besok, anaknya mengikuti ujian akhir semester (UAS), semester awal. Salah satu yang diujikan materi tentang pendidikan seks.

“Zaman dulu kan tidak ada materi seperti ini. Apalagi anak saya masih kelas I SD. Kalau sudah ketemu gurunya, semoga saya bisa menjelaskan masalah ini,” ujarnya.

Kana pun mengaku sudah menghubungi guru anaknya. “Beliau membenarkan memang ada materi pendidikan seks. Jadi ya masih sebatas memberitahu,” jelasnya.

Kana dan Mbak Nia menyadari pendidikan seks penting untuk anak-anak. Selain di sekolah, orang tua juga harus paham materi ini untuk pendampingan di rumah.

“Karena itu, kami sebagai orang tua siswa berharap mendapatkan sosialisasi pendidikan seks dari sekolah,” harapnya.(*)

Pewarta : Franqi Kharisma
Editor : Noordin Djihad