Pemain Timnas Sea Games Minta Doa Restu ke Civitas IBU

Pemain Timnas Sea Games Minta Doa Restu ke Civitas IBU

Aksi Saddil Ramdani di lapangan hijau. (Foto: jawapos.com)

MALANG – Pemain Timnas, Saddil Ramdani yang akan berlaga di final melawan Vietnam, Selasa (10/12/2019) malam ini meminta doa restu ke seluruh civitas akademika IKIP Budi Utomo (IBU).

Melalui video berdurasi 30 detik, Saddil yang memakai songkok bulat hitam itu meminta agar rektor beserta seluruh civitas akademika IBU dan masyarakat Malang khususnya mendoakan kemenangan Tim Merah Putih.

“Mohon doa dan dukungan dari dosen-dosen saya dan teman-teman di IKIP Budi Utomo agar kami Tim Merah Putih bisa mendapat hasil terbaik, membawa pulang medali emas,” ujarnya yang disambung dengan teriakan, “Bismillah!”

Saddil yang kelahiran Sulawesi ini memang masih tercatat sebagai mahasiswa IBU Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) angkatan 2018 dengan nomor induk 2181000510278.

Rektor IBU, Dr H Nurcholis Sunuyeko merespon dengan menyebut Saddil telah mempraktikkan kebudiutamaan. “Meskipun Saddil sudah menjadi pemain Timnas dan melanglang buana dari satu klub ke klub lain, dia masih memiliki etika dengantidak melupakan almamaternya sekaligus mohon doa restu,” ungkapnya.

Secara bergurau Nurcholis mengatakan, ” Andai final berlangsung di Malang, saya yakin Saddil berkunjung ke kampus sungkeman ke para dosen”.

Sikap menjunjung tinggi kebudiutamaan ini, katanya, juga dilakukan atlet-atlet IBU yang berlaga di Sea Games. “Seperti Moh Ervan yang meraih perak di cabor catur Sea Games, tak lupa menelepon saya,” katanya. (Baca: Mahasiswa IBU Raih Perak Cabang Catur SEA Games 2019)

Soal penghargaan, Nurcholis megaku sudah menyiapkan jauh-jauh hari sebagai bentuk apresiasi terhadap torehan prestasi mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa IBU yang juga atlet Nasional pantas mendapat apresiasi karena tidak hanya membanggakan almamater, tapi juga Indonesia.

”Kami sudah menyiapkan berbagai penghargaan. Selain beasiswa tentu saja, juga penghargaan dalam bentuk yang lain. Semoga prestasi dan kebudiutamaan Saddil menjadi motivasi mahasiswa lain untuk meraih prestasi di bidang lain tetapi tetap menjunjung tinggi kebudiutamaan,” pungkas Nurcholis. (*)
Area lampiran