Pecahkan Rekor Dunia, UMM Borong Juara di Kontes Mobil Hemat Energi

Pecahkan Rekor Dunia, UMM Borong Juara di Kontes Mobil Hemat Energi

Inilah Mekatronic Team UMM yang berhasil memecahkan rekor dunia untuk kategori Urban Listrik. (Foto: dok. Humas UMM)

MALANG – Potensi dan bakat mahasiswa UMM tidak habis-habisnya menelorkan jawara. Itu dibuktikan dari gelar juara I yang diraih Mekatronic Team, pada Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) untuk kategori Urban Listrik.

Even yang diselenggarakan Kemenristekdikti ini digelar di Universitas Negeri Padang, (27/11-01/12) lalu.Tiap tahun KMHE melombakan mobil kreasi mahasiswa dari berbagai lembaga pendidikan tinggi.

Pembina Tim Mekatronik, Mohammad Jufri, mengatakan, tim UMM beranggotakan delapan orang.

“Dalam prosesnya, Mekatronic Team memilih ban prototipe FDR yang berhasil mencatatkan jarak 335,09 Km/Kwh. Padahal hasil terbaik di kelas Urban Listrik pada kompetisi tingkat dunia hanya sekitar 200km/kwh,” jelasnya.

Itu berarti Mekatronic Team UMM berhasil menciptakan rekor dunia. “Ya, informasi dari panitia, angka yang diraih oleh tim UMM ini memecahkan rekor Asia dan Dunia,” aku Jufri.

Dengan rendah hati Jufri menyebut angka tersebut diperoleh atas kerja keras tim melakukan beberapa modifikasi pada mobil. “Misalnya dengan meminimalisasi berat kendaraan agar lebih ringan,” tukas dosen Program Studi Teknik Mesin ini.

Mobil listrik andalan UMM ini, kata Jufri, tengah dipersiapkan untuk berlaga pada Shell Eco Marathon Asia (SEMA) 2019. “Rencananya akan digelar April tahun depan di California, Amerika Serikat,” ujarnya.

Meski KMHE memiliki beberapa kategori, kali ini yang dilombakan kategori urban dan prototipe. Masing-masing kategori terdiri dari empat kelas, yaitu bensin, diesel, etanol, dan listrik.

Yang menarik, UMM berhasil mengalahkan Tim Bumi Siliwangi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung di posisi kedua. Sedangkan juara III diraih Tim Nogogeni dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Berbeda dengan tim sebelumnya, Srikandi Team yang beranggotakan delapan perempuan sukses meraih Desain Estetika terbaik. (*)

Pewarta : Emil Meireza Sulaiman
Editor : Noordin Djihad