Netizen Geger dengan Komentar Hamka Hamzah Tentang Takafumi

Netizen Geger dengan Komentar Hamka Hamzah Tentang Takafumi

Takafumi Akahoshi mempertontonkan kemampuannya dalam sebuah pertandingan. (Foto: istimewa-aremamedia.com)

MALANG – Meski manajemen Arema Fc masih bungkam tentang sosok pemain baru yang akan masuk pada bursa transfer menggantikan Pavel Smolaychenco, status Tweeter Hamka Hamzah seolah memberi isyarat kebenaran bergabungnya gelandang asal Jepang, Takafumi Akahoshi.

Menguatnya dugaan pemain berusia 33 tahun asal negeri matahari terbit itu, berkaca pada ulah Hamka Hamzah saat memberikan kode yang nyaris sama ketika Comvalius dulu diisukan sebagai striker anyar Arema Fc. Bahkan secara terang-terangan kapten Singo Edan itu memberi komentar sebuah postingan mengenai Takafumi Akahoshi “wellkum” tulisnya.

Terlepas dari benar tidaknya Takafumi Akahoshi diyakini sebagai pemain yang akan merapat ke Bumi Arema, pemain dengan tinggi badan 175 meter dan berat badan 68 kilogram tersebut merupakan gelandang andalan klub Liga 1 Thailand, Suphanburi Fc.

Pemain tersebut diketahui juga pernah bermain bersama Comvalius di tahun 2018 ketika memperkuat klib dari negeri gajah putih itu. Permainan lugas dan tanpa kompromi, sekilas nampak pada karakter bermainnya seperti cuplikan pertandingan di YouTube.

Mengawali karir profesionalnya bersama tim Urawa Reds Jepang pada tahun 2005 hingga 2009, sebelum akhirnya bergabung dengan Motedio Yamagata Fc hingga 2012. Sebab penampilan ciamiknya, pemain kelahiran Prefektur Shizuoka 27 Mei 1986 ini kemudian direkrut oleh tim asal Iran Foolad Fc.

Permainan stabil dan memiliki kontribusi tinggi terhadap visi permainan tim, membuat tim asal Thailan Suphanburi Fc tergiur meminangnya. Hingga pada 2018 lalu, keputusan Sylvano Comvalius meninggalkan Indonesia membuat keduanya disatukan dalam satu tim. Kemungkinan besar, awal putaran kedua nanti mereka akan kembali mengenakan Jersey yang sama, masih berwarna biru, hanya saja ada logo kepala singa mengepal di bagian dada. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad