Milo Siapkan Antisipasi Dendam Kesumat PSM Makasar Setelah Dipermalukan Arema Fc

Milo Siapkan Antisipasi Dendam Kesumat PSM Makasar Setelah Dipermalukan Arema Fc

Milomir Seslija saat memimpin latihan Arema Fc jelang laga tandang menghadapi PSM Makassar

BATU – Menjelang gelaran laga tunda pekan kelima Shoppee Liga 1 2019, Rabu (16/10/2019) mendatang di Stadion Matoangin Makassar, mempertemukan PSM Makassar menjamu Arema FC dipastikan akan menyajikan duel sengit. Pasalnya, seusai pertandingan sebelumnya ketika tim Juku Eja tersebut dikalahkan Singo Edan, Darije Kalezic terlihat emosional menyikapi hasil tersebut.

Sebab itulah, pelatih berlisensi UEFA Pro itu tengah menyiapkan strategi untuk meredam amarah balas dendam PSM Makassar. Milo memahami, usai anak asuhnya membobol gawang PSM dua gol tanpa balas di pekan ke-22 lalu, PSM tentu tak tinggal diam. Menurutnya, Kalezic sebagai pelatih tak mau kalah untuk kedua kalinya dari Arema.

“Tidak mudah menang di Makassar, mereka tidak ingin kembali dipermalukan terlebih di kandangnya sendiri. Mereka pasti bermain dengan motivasi berlipat. Namun kami kesana juga bukan untuk sekedar dikalahkan,” tegas Milo kepada awak media.

Bahkan Pelatih 55 tahun itu menilai PSM akan tampil menyerang saat berlaga di depan pendukungnya sendiri. Sebagai tim tamu, Milo menyadarinya dan mencoba menyiapkan sesuatu yang dapat meredam serangan-serangan tersebut, sehingga efektifitas strategi yang telah ia racik terealisasi di lapangan.

“Darije Kalezic akan menyiapkan taktik yang sebaik mungkin agar bisa menang di Makassar, itu normal. Tapi kami akan mencoba membendungnya,” tandas Milo.

Menjamu Arema Fc yang saat ini bertengger di posisi ke empat klasemen sementara, Singo Edan berhasil menorehkan 10 kemenangan, 3 hasil seri sertu 7 kekalahan dengan akumulasi 33 poin. Sementara itu, PSM sebagai calon tuan rumah masih berkutat di posisi ke delapan klasemen sementara. Dari 19 pertandingan, tim Juku Eja menorehkan 8 kali kemenangan, 3 kali seri dan 8 kali kekalahan dengan poin sementara 27. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad