Meski Karya Siswa SMP Islam 1 Batu Dapat Apresiasi, Sayang masih Ada Kendala

Meski Karya Siswa SMP Islam 1 Batu Dapat Apresiasi, Sayang masih Ada Kendala

Siswa-siswi SMP Islam 1 Batu saat kegiatan membatik (Foto : Iwan Setiawan-aremamedia.com)

BATU – Diam-diam, SMP Islam 1 Batu memiliki ekstra kurikuler unggulan, membatik. Bahkan karya siswa sekolah ini laku 10 helai saat pameran seni rupa beberapa minggu lalu.

“Harganya bervariasi, mulai Rp350.000 – Rp 500.000,” kata pembina ekskul batik SMP Islam 1 Batu, Dra Sri Retnoningtiyas M.Pd.

Apresiasi ini tentu saja mengejutkan. “Kami tidak menargetkan karya ini untuk dijual. Hanya saja apresiasi ini bisa jadi motivasi para siswa untuk tetap tekun,” terang Sri.

Alifia Nurzulaikah, salah satu siswa yang antusias dalam membatik, mengaku senang dengan ekskul tersebut. Dia juga sering melanjutkan membatik di rumah. Terlebih kedua orang tuanya mendukung kegiatan ini. Dia bercita-cita ingin jadi pengusaha batik.

Untuk pembinaan, lanjut Retno, tidak ada kesulitan, karena siswa sangat cepat belajar.

Cuma satu kendala ekskul unggulan SMP Islam 1 Batu ini, belum ada ruang khusus. “Selama ini kami menggunakan ruang kelas,” tambahnya.

Retno sendiri berharap nantinya bisa memiliki ruang sendiri agar siswa lebih leluasa¬† berkarya. “Karena membatik membutuhkan tempat yang nyaman dan tenang,” tuturnya.

Masih kata Retno, untuk membuat satu karya, siswa membutuhkan waktu satu bulan. Ini terdiri dari tiga – empat siswa dalam satu kelompok. “Untuk motifnya, mereka banyak mengeksplor tema flora dan fauna yang merupakan salah satu ikon Kota Batu,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Iwan Setiawan (Mg-1)
Editor : Noordin Djihad