Meski Belum Pernah Krisis Pangan, 28 Ton Stok Beras Siap Diedarkan

Meski Belum Pernah Krisis Pangan, 28 Ton Stok Beras Siap Diedarkan

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Batu Wiwik Nuryati dalam sebuah momen penyerahan bantuan kepada masyarakat. (Foto: istimewa-aremamedia.com)

BATU – Meskipun belum pernah terjadi kelangkaan stok pangan di Kota Batu, menghadapi musim kemarau kali ini Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Batu Wiwik Nuryati, menyampaikan kepada awak media pada Selasa, (6/8/2019) jika telah menyiapkan 28 ton beras, untuk masyarakat kota dingin itu.

Diketahui, sejak tahun 2017 rincian jumlah penerima bantuan beras sebanyak 3100 KK, tahun 2018 sebanyak 2812 KK, tahun 2019 sebanyak 2762 KK yang tersebar di 24 desa/kelurahan se-Kota Batu. Dengan rincian untuk Kecamatan Batu sebanyak 1106 KK, Kecamatan Junrejo sebanyak 693 KK, dan Kecamatan Bumiaji sebanyak 963 KK.

“Alhamdulillah Kota batu belum pernah terjadi kekurangan pangan selama musim kemarau di tahun-tahun sebelumnya, ini hanya langkah preventif saja,” ungkapnya.

Dengan adanya 28 ton beras yang disimpan di gudang yang juga dipersiapkan setiap bulan selama tahun 2019, artinya Pemkot Batu menyiapkan 336 ton beras dalam setahun.

“Sebenarnya tidak hanya pada puncak musim kemarau saja kita antisipasi. Setiap bulan kami melakukan pengadaan stok beras 28 ton,” tambahnya.

Nuryati menambahkan, jika kemarau tidak mempengaruhi gejolak kebutuhan pangan warga, maka stok tersebut diberikan kepada keluarga kurang mampu. Diketahui jumlah keluarga kurang mampu di Kota Batu tercatat ada 2762 keluarga.

“Setiap bulannya, ketika tak terjadi bencana kelaparan, stok beras akan didistribusikan ke 2762 keluarga tersebut dengan tiap keluarga mendapat 10 kg beras. Beda lagi peruntukan bantuan pangan terhadap korban kebakaran rumah, untuk bantuan pangan, harus menunggu SK dari Wali Kota,” tandasnya.

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad