Menko PMK, Muhadjir Effendy Tidak Terjangkit Corona

Menko PMK, Muhadjir Effendy Tidak Terjangkit Corona

Menko PMK, Muhadjir bersama salah satu puteranya, Seno. (Foto: Istimewa-aremamedia.com)

JAKARTA – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Prof Dr Muhadjir Effendy sama sekali tidak terjangkit virus Corona atau Covid-19. Dia memang sempat menjalani rawat tinggal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta karena untuk keperluan check up.
“Beliau sudah pulang ke rumah Sabtu (14/3/2020) malam. Alhamdulillah sehat wal afiat. Tadi pagi ikut Salat Subuh berjamaah di musala rumah dinas menteri di kompleks Widya Candra 3 Jakarta. Beliau menjadi makmum dengan imam putra sulungnya sendiri, Zidan,” kata Anwar Hudijono, adik kandung Menko PMK yang dihubungi Ahad (15/3/2020).
Menurut Anwar, Menko PMK melakukan check up Kamis (13/3). Untuk keperluan observasi yang lebih mendalam, Muhadjir diharuskan oleh dokter untuk menjalani rawat tinggal.
Terkait dengan waktu rawat tinggal sampai dua hari, Anwar mengatakan bahwa hal itu berkaitan dengan masalah teknis kedokteran. ”Saya tidak tahu. Cuma saya pastikan tidak ada kaitan dengan Corona sama sekali,” tegas Anwar.
Sempat viral di media sosial bahwa Menko PMK terkena virus Corona. Spekulasi publik karena beberapa hari terakhir Muhadjir tidak muncul di media massa. Padahal selama geger virus corona, Muhadjir setiap saat muncul di media massa. Menko PMK memang membawahi kementeriaan yang berkaitan langsung dengan Corona, salah satunya Kementerian Kesehatan.
Ketika ditanya apakah Muhadjir mengalami keluhan yang bisa dicurigai terjangkit Covid-19, dengan tegas Anwar mengatakan sama sekali tidak ada. Rencana check up itu memang sudah lama. Tapi karena kesibukannya, sehingga selalu tertunda.
“Beliau sudah memperhitungkan bahwa waktu-waktu mendatang pasti akan lebih sibuk berkaitan dengan perkembangan virus Corona. Untuk itu, selagi ada kesempatan sedikit lantas dipergunakan untuk check up. Ternyata oleh dokter diharuskan tinggal di rumah sakit,” katanya.(*)

Pewarta : Noordin Djihad