Mendikbud: Pendidik Jangan Tebang Pilih Maksimalkan Potensi Siswa

Mendikbud: Pendidik Jangan Tebang Pilih Maksimalkan Potensi Siswa

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah bersama para siswa-siswi usai upacara peringatan hari Kebangkitan Nasional di SMPN 1 Malang. (Foto: Doi Nuri-aremamedia.com)

MALANG – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Prof Dr H Muhadjir Effendy menjadi pemimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-111 di SMPN 1 Malang.

Ia mengatakan, mulai dari persiapan hingga upacara Harkitnas di SMPN 1 telah mencerminkan pendidikan Indonesia yang ideal. “Saya juga berpesan agar para pendidik tidak tebang pilih dalam mengembangkan potensi siswa,” katanya.

Mantan Rektor UMM ini mencontohkan penerapan pendidikan karakter, seperti misalnya potensi ekstrakulikuler. Salah satunya Paskibra yang bertugas membawa bendera merah putih dan petugas upacara lainnya.

“Anak jadi Paskibra ini nggak sembarangan. Mental harus disipakan. Mereka menyiapkan berminggu-minggu. Mentalnya sudah terbentuk. Dan kalau semua anak diberikan seperti itu sangat bagus. Saya menyarankan untuk petugas upacara harus bergantian. Inilah contoh pendidikan karakter,” jelasnya.

Pada momentum hari Kebangkitan Nasional ini, ia mewakili pemerintah mengimbau agar penerapan pendidikan karakter terjadi di ekolah-sekolah di Indonesia. Lantas untuk para pendidiknya terus membentuk rasa cinta tanah air kepada para peserta didik dengan memberi stimulan dari keseharian para guru.

“Saat ini kami mendesak untuk menanamkan cinta tanah air dan penguatan ideologi Pancasila. Usahakan anak mendapat peran dan karakter sebagai pondasi mental mereka. Lalu, pembentukan cinta tanah air akan terealisasi,” pungkasnya. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad