Mavic Pro, Drone Untuk Para Traveler 

Mavic Pro, Drone Untuk Para Traveler 

DJI Mavic Pro, bentuknya yang bisa dilipat membuatnya cocok bagi traveler (Shuvia Rahma)

DJI Mavic Pro, bentuknya yang bisa dilipat membuatnya cocok bagi traveler (Shuvia Rahma)

SURABAYA – Memotret dari ketinggian dengan memakai pesawat tanpa awak (drone) semakin digemari. DJI, salah satu produsen drone terus melakukan inovasi, salah satunya merilis seri Mavic Pro yang dilepas dengan kisaran harga Rp Rp 15 jutaan.Sales Surabaya Hobby, Afit Hidayat menuturkan, mavic Pro dibekali dengan desain yang bisa dilipat. Ukuran ringkas membuatnya bisa dimasukkan ke dalam tas. Model ini tidak dimiliki oleh generasi DJI sebelumnya.“Ukuran dan bobotnya setengah dari seri phantom. Bentuk ringkas ini cocok untuk traveler karena tidak memakan banyak tempat saaat dibawa berpergian” jelas Afit.Meskipun kecil, namun DJI membekali pesawat tanpa awaknya ini dengan berbagai kemampuan yang bisa memenuhi kebutuhan para traveler. Diantaranya sensor bagian bawah yang memiiki kemampuan menghindari rintangan, mengikuti objek, pendaratan otomotis hingga stabilitas dalam ruangan tanpa menggunakan GPS.“Salahs atu kelebiha mavic ini ada pada stabilitas dalam ruangan. Biasanya drone suka gerak sendiri karena pantulan GPS pada lantai ruangan mengganggu sensor. Tapi di Mavic, gangguan tersebut diminimalisir. Sebaiknya, untuk penerbangan dalam ruangan memakai mode manual, tanpa GPS agar lebih stabil lagi,” urai Afit kepada Aremamedia.comUntuk perekaman, Mavic  dibekali kamera 4K dan full HD, namun sudut pandang yang dihadirkan cukup kecil, dari standar 94 derajat menjadi 78 derajat. Sedangkan untuk pengambilan foto, drone ini bisa memotret dengan resolusi 12 mega pixel dan dukungan format DNG AW.Secara kinerja, Mavic mampu terbang dengan kecepatan maksimum mencapai 64 KM per Jam atau sama dengan kemampuan Phantom 4. Untuk urusan baterai, Afit mengatakan durasi terbang idealnya sekitar 15 menit untus ekali pengisian baterai.(ara)