Masyarakat Kabupaten Malang Kini Cukup Urus Kependudukan di Masing-masing Kecamatan

Masyarakat Kabupaten Malang Kini Cukup Urus Kependudukan di Masing-masing Kecamatan

Plt Kepala Diskominfo Kab Malang Ferry Hari Agung. (Foto: Cahyono-aremamedia.com)

KAB MALANG – Masyarakat Kabupaten Malang kini mendapatkan kemudahan dalam kepengurusan terkait administrasi kependudukan dengan adanya aplikasi online atau daring. Jika sebelumnya masyarakat yang mengurus adminstrasi kependudukan harus mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) di Kota Kepanjen, kini cukup di masing-masing kecamatan.

Aplikasi kependudukan online ini dibuat hasil kerja sama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dengan Dispendukcapil. “Aplikasi ini bisa untuk mengurus seluruh administrasi kependudukan seperti elektonik Kartu Tandan Penduduk (e-KTP), Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Kematian, dan Surat Pindah Alamat,” terang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Kabupaten Malang, Ferry Hari Agung, Ahad (1/12/2019).

Ditambahkan Ferry, aplikasi kependudukan secara online sudah diujicobakan di wilayah Lawang, yakni Kantor Camat Lawang, Kantor Lurah Lawang, juga Kalirejo sejak 1 Agustus 2019. “Namun, pemohon administrasi kependudukan tidak langsung jadi dalam satu hari. Butuh waktu tiga hari kerja, asalkan dokumen yang asli diterima Dispendukcapil,” terangnya.

Untuk mengurus administrasi kependudukan melalui kantor camat setempat pemohon dikenakan biaya Rp20 ribu. “Biaya tersebut untuk mengirim dokumen dan mengembalikan dokumen pemohon melalui PT Pos Indonesia. Jadi rinciannya, Rp10 ribu untuk mengirim dokumen, dan Rp10 ribu lagi untuk biaya pengembalian dokumen yang sudah dicetak atau dua kali pengiriman. Dengan kepengurusan administrasi kependudukan menggunakan aplikasi kependudukan, maka masyarakat tidak lagi harus mendatangi Kantor Dispendukcapil di Kepanjen,” urainya.

Tentu saja ini memudahkan penduduk Kabupaten Malang tersebar di berbagai wilayah. “Jika sebelumnya, pemohon e-KTP ataupun KK dari wilayah Kecamatan Kasembon, untuk menuju Kantor Dispendukcapil membutuhkan waktu 2-3 jam, kini cukup di masing-masing kantor camat saja,” tutur Ferry.

Dia menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang di era digitalisasi ini terus melakukan inovasi untuk memudahkan dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Terlebih kini masyarakat hampir kesemuanya memiliki ponsel berteknogi android, sehingga aplikasi apa saja bisa diunduh.

Disisi lain, Diskominfo Kabupaten Malang, pada 27 November 2019 mendapatkan penghargaan Top Digital Awards 2019 dari IT WORKS yang digelar Madani Solusi Internsional. Penghargaan itu diberikan karena Diskominfo terus melakukan inovasi terkait pelayanan masyarakat dengan menggunakan aplikasi online. “Ini bukti keseriusan Pemkab Malang untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mudah dan cepat. Sehingga tidak lagi masyarakat dihadapkan dengan birokrasi yang rumit,” paparnya.(*)

Pewarta : Cahyono
Editor : Noordin Djihad