Mahasiswa UM Raih Best Of The Best, PLN Video Competition

Mahasiswa UM Raih Best Of The Best, PLN Video Competition

Senyum kemenangan, Robby Ainu Fikry saat dinyatakan sebagai Best Of The Best PLN Video Competition. (Foto: istimewa-aremamedia.com)

MALANG – Robby Ainu Fikry akhirnya menyabet juara 1 Katagori Umum dalam ajang PLN Video Competitin 2018.

Prestasi mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) ini sekaligus mendapat penghargaan ‘Best Of The Best’
Nengalahkan 776 karya video dari seluruh Indonesia.

Kepiawaian lajang asal Kediri menggarap film dokumenter yang mengambil latar belakang Desa Ranupani ini mengantarkannya mendapat penghargaan terbaik selain tropy dan uang pembinaan sebesar Rp 30 juta.

Karya Robby yang berjudul “Langkah Tegas Ranupani” ini memiliki kesesuaian dengan tema, utamanya unsur budaya yang mampu diselipkan di dalamnya, sehingga membuat nilai tambah dalam film garapannya.

“Semua saya garap sendiri dari mulai pengambilan gambar sampai proses editing,” ujar Robby yang mengaku hanya butuh waktu seminggu ini.

Meski tidak pernah melakukan survey, Robby mampu menyuguhkan film dokumenter secara detail. “Saya memang sering datang ke Ranupani untuk tugas kuliah dan saya melihat serta merasakan kemajuan yang sangat pesat saat aliran listrik masuk desa ini,” terangnya.

Ajang kompetisi yang diselenggarakan PLN ini merupakan wadah kreativitas anak-anak muda Indonesia.

Seleksi tahap awal dipilih 127 karya dari 776 karya yang diterima PLN.

Tidak tanggung tanggung sutradara sekaligus produser film ternama Indonesia Mohammad Rivai Riza yang lebih dikenal Riri Riza dipilih sebagai juri dan memilih 10 pemenang masing masing lima pemenang katagori umum dan katagori pelajar.

Acara Awarding digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tanggal 28 Januari 2019 lalu.

Robby sendiri langganan juara antara lain juara 1 Video Simpati Kickfest dua tahun berturut turut 2017 dan 2018. Kemudian juara favorit Video Pariwisata Kabupaten Kediri 2017. (*)

Pewarta : SM Nunggal
Editor : Noordin Djihad