Korban Kerusuhan Arema vs Persib Sayangkan Pelemparan Gas Air Mata ke Tribun

Korban Kerusuhan Arema vs Persib Sayangkan Pelemparan Gas Air Mata ke Tribun

Kerusuhan suporter saat pertandingan antara Arema FC vs Persib Bandung (istimewa)

MALANG – Ratusan aremania terluka dalam insiden yang terjadi pada Minggu (15/4)  saat pertandingan Arema FC vs Persib Bandung. Sejumlah korban mengaku mengalami sesak karena gas air mata diarahkan ke tribun. Padahal semestinya ke tengah lapangan yang saat itu dalam kondisi ricuh.

Salah satu Aremanita Pagelaran,  Nurfatimaturrzahroh ( 17 ) mengaku terinjak injak saat gas air mata petugas yang disemprotkan ke tribun sebelah selatan yang jatuh persis di depannya.  Kondisi ini memicu kepanikan di tribun yang didominasi anak anak dan perempuan. Mereka berebut menyelamatkan diri dari asap gas air mata yang menyesakkan dada.

Kepada aremamedia.com, Nurfatimaturrzahroh mengatakan paha kirinya mengalami patah tulang akibat terinjak-injak penonton lain.

Saat ini siswi SMK Miftahul Ulum, Pagelaran itu  dirawat di ruang Instalasi darurat (RID) kamar  310 charlie rumah sakit Wava  Husada,  Kepanjen kabupaten Malang.

“Saya sendiri tidak sadarkan diri setelah terinjak injak. Gas air mata membuat mata gelap sehingga terjatuh dan tak sadarkan diri karena gas air mata persis jatuh di depan saya,” ungkapnya

Sedangkan korban lain, Hafid Syah Iqbal Aremania Tulungagung warga desa Aryojeding Kabupaten Tulungagung tidak sadarkan diri setelah mengalami pukulan benda tumpul pada bagian belakang kepala.

Nizam, kakak Hafid Syah Iqbal menjelaskan, siswa SMKN  1 Tulungagung  kelas 10 ini mengaku peristiwa terjadi di tribun selatan yang mendapatkan tembakan gas air  mata. Iqbal menyelematkan diri dengan penonton lain.

Korban mengalami luka Benjolan kepala sebelah belakang dan mata merah. Iqbal saat ini masih dirawat kamar 303 rumah sakit Wava Husada.(*)

 

 

Pewarta : Slamet Mulyono

Editor : Shuvia Rahma