Kirim Dua Tim di Ajang Internasional di Malaysia, UB Raih Silver dan Bronze Medal

Kirim Dua Tim di Ajang Internasional di Malaysia, UB Raih Silver dan Bronze Medal

Para peraih medali di ajang Internasional di Student Affairs Invention, Innovation & Design Competition (I-SAIID) 2019 yang berlangsung di Malaysia. (Foto: istimewa-aremamedia.com)

MALANG – Dua Tim Fakuktas Pertanian (FP) Univeritas Brawijaya (UB) berhasil menggondol dua medali, Silver dan Bronze Medal.

Kedua medali ini diperoleh dalam ajang Internasional di Student Affairs Invention, Innovation & Design Competition (I-SAIID) 2019 di Universiti Teknologi Mara (UiTM) Kedah Branch, Malaysia, 25 – 27 Maret 2019 lalu.

Kedua tim FP UB yang tergabung dalam Electric Green Innovation (EGI) ini mampu menyisihkan 175 peserta dari berbagai negara seperti dari Thailand maupun Brunei Darusalam.

Meski sempat grogi saat awarding ceremony, peraih Silver Medal ini justru mendapat apresiasi dari para juri dan dinyatakan menang.

Medali Silver diraih Tim FP UB yang mampu mengubah gulma menjadi energi listrik yang ramah lingkungan. Sedang Bronze Medal membuat hydrogel berbahan dasar limbah kulit pisang yang penelitiannya di Kota Malang.

Menurut Aditya Permana, penelitiannya tentang gulma menjadi energi listrik ramah lingkungan ini merupakan hasil konservasi di kawasan perairan Danau Ranu Pani Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Dengan menggunakan teknologi pengembangan Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC), Tim FP UB memanfaatkan klorofil kiamang ditambah Cyanobacteria sehingga dapat mengkonversikan energi matahari menjadi energi listrik.

Selaim Aditya Permana, Tim EGI yang dibimbing Restu Rizkyta Kusuma, S.P., M.P., M.Sc juga ada Aditya Aji Novtara, Arvi Wahyu Lestari, Bita Pitaloka, Alwan Afif Fadhillah dan Ayu Azmidar
Pramesti Rizma Dita Safitri.(*)

Pewarta : SM Nunggal
Editor : Noordin Djihad