Kejar Volume Bawang Merah, Petani Digelontor Rp 4,7 Miliar

Kejar Volume Bawang Merah, Petani Digelontor Rp 4,7 Miliar

Bantuan bibit bawang merah diserahkan kepada kelompok tani di Kabupaten Malang (Toski)

SUMBERPUCUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mendorong para petani meningkatkan produksi bawang merah dengan memberikan bantuan bibit bawang merah dan pupuk cair yang bersumber dana dari APBN 2017, sebesar Rp. 4,7 Milyar untuk pengadaan 92 ton benih bawang merah se Kabupaten Malang.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Meniel Wahyuningtyas mengatakan, bawang merah dilihat sebagai potensi bernilai ekonomis tinggi oleh para petani.

“Harus diakui kebutuhan bawang merah sekarang ini merupakan prospek yang luar biasa,” ujarnya.

Terkait dengan bantuan delapan ton bibit bawang merah kepada Kelompok Tani Muri Makmur di Desa Jatiguwi Kecamatan Semberpucung dinilai dapat menjadi pemicu bagi petani bawang merah lainnya untuk bisa meningkatkan jumlah produksinya, guna menstabilkan harga bawang merah.

Pendistribusian bantuan bibit benih bawang merah di Kabupaten Malang untuk 120 hektar pada 12 kelompok tani yang tersebar di 9 Kecamatan di Kabupaten Malang dengan jenis benih Bata ijo di jadwalkan akan rampung pada tanggal 16 Juni mendatang.

Sementara, Ketua Kelompok Tani Murih Makmur Desa Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung, Wasis mengatakan pihaknya mendapatkan bantuan sebanyak 8 ton bibit bawang merah.

“70 orang petani bawang merah yg menerima bantuan. Prioritas diberikan kepada yang belum dapat, dibagi sesuai luasan lahan, karena sebelumnya sudah ada yang dapat,” ujar Wasis, Rabu (7/6).

Nantinya, 8 ton bibit bawang merah tersebut akan ditanam pada 6 hingga 7 hektar lahan. Namun bibit sebanyak itu diperkirakan tidak akan cukup, karena pada umumnya, per 1 hektar lahan harus ditanami 1 ton bibit.

“Untuk yang ini 6 hingga 7 hektar. Per hektar tidak cukup 1 ton,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Wasis menambahkan untuk jenis bawang merah yang biasa ditanam petani adalah jenis tajuk, bauji, bima. Namun bantuan yang diberikan kali ini adalah jenis baru yaitu, batu hijau yang memiliki ukuran bibit lebih besar. Selain bantuan bibit bawang merah, petani juga mendapat bantuan berupa pupuk.(tos/ara)