Kehilangan Kendali, Truk Muatan Cat Hantam Plengsengan Jalur Songgoriti

Kehilangan Kendali, Truk Muatan Cat Hantam Plengsengan Jalur Songgoriti

Kondisi truk setelah mengalami kecelakaan tunggal. (Foto: Doi Nuri-aremamedia.com)

BATU – Kehilangan kendali saat menuruni jalan Arumdalu Songgoriti, sebuah truk bermuatan penuh berisi cat tembok alami kecelakaan tunggal, pada Rabu (4/9/2019) sekitar pukul 10.30. Sopir dan kenek truk harus dilarikan ke RS Hastabrata dan tidak ada korban lain dalam insiden ini.

Sepanjang jalan Arumdalu di area vila Songgoriti mendadak kotor akibat tumpahan cat yang berserakan ke segala arah. Selain itu, kecelakaan juga membuat Wahyudi, sopir truk boks yang berasal dari Probolinggo terluka dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Disampaikan oleh Kasat Lakalantas Polres Batu Ipda Wulan Sucianur, truck Hino bernopol L 9022 VC itu melaju dari arah jalur Klenik melintas di pertigaan Songgoriti atau jalan Arumdalu itu kehilangan keseimbangan, hingga menghantam plengsengan jalan sebelum akhirnya terpental hingga dua kali.

“Menurut saksi kunci yang posisinya tepat di belakang truk, sopir tidak sanggup mengendalikan laju kendaraan dengan muatan berat itu. Akhirnya ia banting setir ke kanan. Ya untungnya tidak ada korban lain dari pengguna jalan maupun masyarakat,” jelas perempuan yang baru saja menjabat Kasat Lakalantas ini.

Kanit Lakalantas Polres Batu Ipda Wulan Sucianur saat memberi keterangan kepada awak media. (Foto: Doi Nuri-aremamedia.com)

Sementara itu, Wulan belum bisa memastikan penyebab kecelakaan itu disebabkan rem blong. Hanya saja, ia mengungkapkan jika ban belakang sebelah kiri kendaraan sudah tidak layak, dikarenakan sudah terlalu tipis. Pihaknya juga belum memastikan apakah pengendara dalam kondisi ngantuk atau pengaruh alkohol maupun obat terlarang.

“Belum tahu ya, kami sebentar lagi akan ke Hastabrata untuk kejelasannya. Sementara yang bisa saya pastikan, kendaraan hilang keseimbangan menyebabkan pengemudi tidak mampu mengendalikan laju mobil,” imbuhnya.

Lebih lanjut, seorang penduduk setempat yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut menyampaikan, bahwa selama tiga tahun terakhir ini sepanjang jalan itu (Klemuk hingga Arumdalu) memang sering terjadi kecelakaan. Menurutnya, kendaraan milik PT Indowira Putra (IW Paint) itu memang melaju cukup kencang dari arah barat.

“Kalau melihat lajunya, sepertinya gak ngerem sama sekali, mungkin bisa jadi blong. Orangnya (sopir) sempat meneriaki warga untuk minggir. Padahal nanti malam rencananya warga akan bikin selamatan, supaya tidak lagi terjadi kecelakaan, eh kok terjadi,” ungkap Miskan. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad