Kedatangan Penumpang di Stasiun Kota Baru Malang Lebih Banyak Daripada Keberangkatan

Kedatangan Penumpang di Stasiun Kota Baru Malang Lebih Banyak Daripada Keberangkatan

Para penumpang bersiap naik kereta di Stasiun Malang Kota Baru. (Foto: Doi Nuri-aremamedia.com)

MALANG – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops 8 Surabaya memprediksi Stasiun Malang jadi stasiun tersibuk kedua selama arus mudik lebaran 2019. Peringkat pertama di Stasiun Gubeng Surabaya, ketiga, keempat, dan kelima adalah Stasiun Pasar Turi, Stasiun Surabaya Kota, dan Mojokerto.

Kepala Stasiun Malang, Radne Anyarso Tulad di Malang, saat dikonfirmasi aremamedia pada Jumat, (31/5/2019) mengatakan jika pemudik dari Jakarta mendominasi kepadatan penumpang di Stasiun Malang selama arus mudik lebaran 2019 ini. Sebaliknya, penumpang kereta api jarak jauh dengan rute keberangkatan dari Malang menuju ibu kota masih lengang.

“Kota Batu kan destinasi wisata nasional, salah satu akses yang paling banyak di lewati ya Malang. Kota ini juga salah satu tujuan utama untuk mudik sebab masyarakat nya banyak bekerja diluar. Jadi, penumpang kereta api jarak jauh yang turun lebih banyak daripada yang berangkat,” ujarnya.

Kepadatan arus mudik lebaran 2019 di stasiun Malang Kota Baru ini diperkirakan mulai pada Sabtu, 1 Juni atau 4 hari menjelang Idulfitri. Saat ini, di Stasiun Malang rata–rata per hari ada 9 ribu penumpang, didominasi penumpang pada pintu kedatangan.

“Di Stasiun Malang ada tiga kereta api jarak jauh rute Malang–Jakarta yang tiketnya sudah ludes terjual, seperti Kereta Api (KA) Ekonomi Matarmaja, KA Bima, dan KA Jayabaya untuk jadwal keberangkatan 29 Mei–3 Juni 2019,” imbuhnya.

Sementara itu, kereta jarak jauh rute Malang–Jakarta lainnya KA Gajayana, KA Majapahit, serta KA Bima belum banyak terisi. Termasuk kereta tambahan yakni KA Gajayana dan KA Ekonomi Matarmmaja. Tingkat keterisian seluruhnya masih 60 persen.

“Bisa dibilang ini indikator arus mudik menuju Jakarta memang tidak begitu tinggi,” kata Radne.

Perlu diketahui, jika tiket kereta api untuk arus mudik di Stasiun Malang masih banyak yang tersisa, kondisi berbeda untuk arus balik. Seluruh tiket kereta jarak jauh reguler untuk arus balik lebaran sudah habis terjual. Termasuk pula tiket kereta api tambahan angkutan Lebaran.

“Ini bisa jadi juga dampak naiknya harga tiket pesawat terbang. Pemudik sudah bersiap sejak jauh hari,” pungkas Radne Anyarso Tulad. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad