Kebun Kopi Bangelan

Kebun Kopi Bangelan

Kebun Bangelan di Wonosari Kabupaten Malang sebagai penghasil kopi yang berhasil pasar Eropa, Amerika, dan Jepang. (foto: jelajahmalangku.blogspot.com)

MALANG – Jika menyebut kopi Malang biasanya masyarakat menyebut kopi Dampit. Tapi siapa sangka di wilayah Kabupaten Malang terdapat sebuah kebun yang menghasilkan kopi cukup besar bagi Indonesia. Namanya Kebun Bangelan, karena terletak di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Tak hanya milik perusahaan. Terdapat juga kebun milik rakyat. Jika kedua tanah (milik perusahaan dan rakyat) tersebut ditotalkan, maka luas Kebun Bangelan ini hingga 917 hektar!

Seperti yang dilansir jelajahmalangku.blogspot.com, dari 917 hektar tersebut, 864 ha ditanami kopi robusta, sedangkan 50 ha sisanya kopi arabika. Kebun Bangelan ini memang penghasil kopi robusta yang besar dibandingkan dengan kopi arabikanya. Yang menarik, meski kopi arabikanya lebih sedikit, setidaknya menghasilkan 1,1 ton hingga 1,2 ton per hektar.

Meski sebagian besar Kebun Bangelan ditanami kopi, sebagian lain ditanami pohon sengon, teh dan sebagainya. Masyarakat Bangelan betul-betul memanfaatkan kekayaan alamnya. Betapa tidak, daunnya bermanfaat sebagai pakan ternak kambing, sementara kotoran kambing untuk pupuk kopi. Oya, di Bangelan ini juga dikenal sebagai pusat kambing buer dan etawa.

Selain Dampit yang dikenal menghasilkan kopi terbaik, kopi dari Kebun Bangelan ini pun tak kalah baiknya. Produksinya disertifikasi oleh lembaga pengawas produksi kopi dunia, UTZ Certified yang berpusat di Finlandia. Saking baiknya proses produksi, Kebun Bangelan ini mampu menyumbang kopi robusta 650 ha per tahun pada kondisi cuaca normal.

Untuk menghasilkan kopi berkualitas, masyarakat setempat meminimalisasi penggunaan pestisida dan pupuk kimia dalam tahap budidayanya serta proses pasca panen yang telah diproses sedemikan baiknya. Karena itu tak heran Kebun Bangelan menghasilkan mutu kopi yang memenuhi standar dunia dan memiliki harga jual cukup tinggi. Bahkan kopi di sini diekspor ke luar negeri.

Pasar internasional yang berhasil di tembus kopi Kebun Bangelan ini di antaranya Jepang, Amerika dan Eropa. Hal ini membuat Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Malang berupaya keras mengangkat citra kopi Wonosari. Hal ini sesuai ikon promotif, bahwa Kabupaten Malang sebagai bumi agrowisata terbesar di Jawa Timur.

Semoga saja Kebun Bangelan ini semakin bagus kualitas dan memiliki saya tarik bagi masyarakat lokal maupun luar negeri. Sebagai warga Malang tentu harus juga mendukung potensi lokal seperti kebun kopi di Desa Bangelan ini dengan menikmati kopinya. Sekaligus juga mendukung petani-petani kopi di Indonesia atau menikmati hasil potensi lokal lainnya. Tak hanya perkebunan, bisa dengan kesenian dan kebudayaannya juga.

Pewarta : Noordin Djihad
Sumber : jelajahmalangku.blogspot.com