Jika Kuota Jalur Prestasi Habis, Ini Kata Kadindik Kota Malang

Jika Kuota Jalur Prestasi Habis, Ini Kata Kadindik Kota Malang

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah, saat diwawancarai awak media. (Foto: Istimewa-aremamedia.com)

MALANG – Jalur prestasi dan jalur perpindahan orang tua hanya mendapat kuota lima persen pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020. Sisanya jalur reguler. Bila kuota jalur prestasi habis dan banyak siswa yang daftar melalui jalur ini, maka akan diambil dari jalur perpindahan orang tua.

Jalur prestasi nantinya menggunakan sistem pembobotan. Sistem ini diperuntukkan bagi siswa berprestasi baik akademik maupun nonakademik, atau pernah meraih prestasi dengan penghargaan di tingkat kota, provinsi, Nasional dan Internasional.

“Jalur prestasi ini semuanya kami himpun dan nanti akan dibobot,” jelasnya belum lama ini

Untuk jalur prestasi dimulai 13-15 Mei. Siswa harus menyerahkan berkas ke Aula Dinas Pendidikan pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Seluruh berkas nantinya akan diverifikasi oleh tim. Tim itu terdiri dari KONI, perwakilan Komite, perwakilan BPKN, perwakilan MKKS, perwakilan K3S.

“Tim kami yang akan menangani dan kami berusaha seprofesional mungkin,” pungkasnya.

Mendatang, siswa-siswi yang berhasil terjaring disekolah negeri, diharapkan mampu melampaui proses belajar yang nyaman dengan tidak terkendala jarak, sehingga pengembangan potensi mereka sampai pada pencapaian prestasi. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad