Ini Pesan Rektor IBU untuk Maba Peserta Posma 2019

Ini Pesan Rektor IBU untuk Maba Peserta Posma 2019

Rektor IBU, Nurcholis Sunuyeko mendampingi Danrem 083 BJ, Zainuddin, sebelum memberi kuliah umum. (Foto: Noordin Djihad-aremamedia.com)

MALANG – Tepuk tangan 1.020 mahasiswa baru IKIP Budi Utomo (IBU) tak henti-henti bergema di Kartini Imperial, Kamis (26/9/2019).

Mereka menyambut dengan hangat mahasiswa asing yang dikenalkan Rektor IBU, Dr Nurcholis Sunuyeko MSi di acara Program Orientasi Mahasiswa Baru IKIP Budi Utomo (Posma IBU) 2019.

Silih berganti mahasiswa yang berasal dari Jerman, Spanyol, Korea, Palestina, Afghanistan, dan beberapa negara lain mengenalkan diri.

“Jumlah mahasiswa asing tahun ini 24 orang. Mereka ada yang ikut program Darmasiswa maupun reguler,” kata Nurcholis kepada wartawan.

Para mahasiswa asing ini berbaur bersama maba lainnya mengikuti Posma IBU 2019 selama tiga hari.

Di Posma bertema “Harmoni Dalam Keberagaman” ini, Nurcholis memaparkan nilai-nilai kebudiutamaan. “Dalam pengajaran Kebudiutamaan mengandung lima nilai perekat, yaitu Keindonesiaan, Kemanfaatan, Kepedulian, Kepatuhan dan Kepatutan,” jelasnya.

Mahasiswa asing dari Afghanistan saat mengenalkan diri di acara Posma IBU 2019, Kamis (26/9/2019). (Foto: Noordin Djihad-aremamedia.com)

Nurcholis berharap maba mampu beradaptasi dengan cepat di kampus IBU Malang, terutama kelancaran perkuliahan dan penyelesaian studi. “Kuliah di IBU maksimal sembilan semester. Mahasiswa tidak akan dilepas (wisuda,Red) jika belum kompeten. Bahkan bakal didenda kalo gak lulus-lulus,” tegasnya.

Terlebih di zaman milenial, metode pembelajaran ikut berubah. “Jangan kaget kalau pembelajaran di IBU berubah, dari konvensional ke milenial. Sesuai progres perkembangan zaman, perkuliahan tidak lagi menggunakan kertas namun memanfaatkan teknologi informasi,” urainya.

Di hari pertama Posma, Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji dan Danrem 083 Baladhika Jaya, Kolonel (Inf) Zainuddin memberi kuliah umum.

Direncanakan Dandim Kota Malang, Letkol (Inf) Tommy Anderson dan Kapolres Malang Kota, AKBP Donny Alexander, ikut memberi kuliah umum. “Bahkan Pak Dandim akan memakai bahasa Inggris di depan mahasiswa asing,” sambung Nurcholis.(*)

Pewarta : Noordin Djihad