Indonesian Heritage Museum, Wahana Edukasi Baru Jatim Park 1

Indonesian Heritage Museum, Wahana Edukasi Baru Jatim Park 1

Dengan teknologi augmented reality, pengunjung bisa berfoto seolah menyatu dengan objek foto yang ada di layar. (Foto: istimewa-aremamedia.com)

MALANG – Jatim Park 1 bakal menambah satu wahana lagi. Bukan wahana permainan tp edukasi. “Kami memberi nama Indonesian Heritage Museum,” jelas Operational Manager Jatim Park 1, Bambang Priana kepada aremamedia.com, Kamis (4/4/2019).

Wahana tersebut menempati lahan seluas 320 m2. “Isinya bermacam-macam seperti keris, pusaka, topeng, bahkan kami buatkan miniatur candi. Meski sebutannya miniatur, tidak sekecil yang kita bayangkan,” kata Bambang.

Ditambahkan mantan musisi ini, untuk mewujudkan Indonesian Heritage Museum, Jatim Park 1 harus merogoh kocek sekitar Rp7 miliar. “Demi edukasi kepada masyarakat, kami tidak segan-segan memberi yang terbaik meski harus mengeluarkan biaya tinggi,” tegasnya.

Karena merupakan wahana edukasi, Jatim Park 1 memberi keterangan asal usul serta sejarah benda yang ada di situ. Misalnya sejarah tentang keris, topeng, pusaka, dsb.

“Sama dengan benda-benda yang ada di Jatim Park 1, semuanya terdapat keterangan sebagai bahan edukasi,” terang alumnus Unmer dan Unisma ini.

Operational Manager Jatim Park 1, Bambang Priana. (Foto: Agus Susanto-aremamedia.com)

Yang lebih menarik, wahana Indonesian Heritage Museum ini dilengkapi teknologi augmented reality. “Dengan teknologi ini, pengunjung bisa berfoto, seolah menyatu dengan objek foto yang ada di layar meski realitanya terpisah,” terangnya.

Dengan kata lain, sambungnya, pengunjung bisa berfoto seakan-akan meletakkan keris yang berdiri di ujung telunjuk. “Foto pakai ponsel juga bisa,” kata pria yang akrab dipanggil Bambang Hantu ini karena sukses membuat rumah hantu di berbagai tempat.

Teknologi augmented reality ini sudah ada di Jatim Park 3. “Saya tidak tahu di tempat lain ada atau tidak. Yang pasti di luar negeri teknologi ini bukan barang baru lagi,” ujar pria yang menimba ilmu di berbagai negara tentang wisata ‘park’ ini.

Saat ini, kata Bambang, wahana baru tersebut sedang dalam pengerjaan. “Sekarang masih proses. Kalau tidak ada alangan tanggal 20 April nanti sudah bisa dinikmati,” tutupnya.(*)

Pewarta : Agus Susanto
Editor : Noordin Djihad