IBU Pelopori PT Lain Awali Perkuliahan

IBU Pelopori PT Lain Awali Perkuliahan

Rektor IBU, Nurcholis Sunuyeko. (Foto: istimewa-aremamedia.com)

MALANG – IKIP Budi Utomo (IBU) melakukan terobosan dengan menjadi pionir bagi perguruan tinggi lain untuk mengawali perkuliahan. Sejumlah 50 mahasiwa baru mengikuti ‘Samba 2020” (sambut mahasiswa baru) Periode I pada Kamis (16/7/2020). Jumlah tersebut dibagi menjadi dua, 25 mahasiswa langsung datang ke kampus, sedang 25 lainnya mengikuti lewat youtube streaming.

Dalam kegiatan itu, para maba disambut oleh UKM seni budaya dengan tampilan tarian kontemporer. Selanjutnya mereka dikenalkan tentang kampus Budi Utomo, termasuk tiga kampus IBU yang ada di Malang Raya. Di antara para maba, terlihat dua pesepakbola Nasional, masing-masing Jericho Cristantoko (Persijap Jepara) dan Iman Budi Santoso (Persis Solo).

Menurut Rektor IBU, Dr H Nurcholis Sunuyeko M.Si, langkah ini harus dilakukan agar idak terjadi kemandekan berpikir bagi lulusan SMA yang ingin kuliah. “Dalam bahasa agama, namanya menghilangkan kejumudan dengan memberi aktivitas keilmuan agar mereka segera mendapat asupan ilmu,” ujarnya, Kamis (16/7/2020) usai perkuliahan perdana “Samba 2020” Periode I.

Karena pendaftar jadi Maba di IBU jumlahnya banyak maka setelah periode I, akan dilanjuti dengan periode II, III, IV, V, dan seterusnya. “Yang penting tiga hal harus diperhatikan saat perkuliahan, yakni jumlah, space, dan durasi. Soal jumlah, tentunya dalam satu kelas tak lebih dari 25 mahasiswa. Kemudian jaraknya juga diatur agar tidak berhimpitan, terakhir tentang durasi, ya antara 1,5 jam hingga 2 jam,” terangnya.

Para dosen dan 25 mahasiswa baru yang sedang mengikuti “Samba 2020” di luar kelas, sementara 25 mahasiswa lain melalui youtube streaming. (Foto: noordin djihad-aremamedia.com)

Ditambahkan, semua itu dilakukan sebagai langkah memperhatikan protokol kesehatan sesuai ketentuan pemerintah. Pihak kampus juga memberi keleluasaan kepada mahasiswa untuk memilih waktu kuliah. “Silakan jika ada yang memilih Periode II, atau kuliah, beres,” tegasnya seraya menyebut tercatat 1700 pendaftar mahasiswa baru.

Salah satu Maba, Jerico Cristantoko, mengatakan, dirinya bangga menjadi mahasiswa kampus yang selama ini menjadi salah satu rujukan atlet Nasional. “Lebih senang lagi, saya mendapat kesempatan ikut kuliah tatap muka dengan dosen mumpung kompetisi sedang jeda,” kata Maba yang mengambil Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekresasi (PJKR) ini dan mendapat rekomendasi dari seniornya sesama pesepakbola.

Sementara temannya sesama pesepakbola, Iman Budi Santoso, mengamini ucapan Jericho. Dia memaklumi perkuliahan secara daring karena memang kondisi tidak mengizinkan untuk tatap muka. “Kalau ada latihan, ya semenntara ikut latihan. Tapi jika latihan libur ya kembali ke kampus untuk menimba ilmu di IBU. Terpenting tetap komunikasi dengan para dosen,” ungkapnya.(*)

Pewarta : Noordin Djihad